Veda Ega Start Ketujuh di Assen, Peluang Barisan Depan Masih Terbuka

Veda Ega Pratama membuka peluang kuat untuk finis di barisan depan pada Moto3 GP Assen setelah mengamankan posisi start ketujuh di Sirkuit TT Assen, Belanda. Hasil ini menempatkan pembalap muda Indonesia tersebut di kelompok terdepan dan menjaga asa untuk meraih poin penting dalam balapan utama.

Pembalap Honda Team Asia itu tampil stabil sejak sesi kualifikasi awal. Di Q1, Veda mencatat waktu 1 menit 41,090 detik dan lolos ke Q2 dengan percaya diri.

Start ketujuh jadi modal penting

Pada sesi penentuan, Veda kembali memperbaiki catatan waktunya. Ia membukukan lap terbaik 1 menit 40,690 detik, cukup untuk menempatkannya di posisi ketujuh grid start.

Selisih waktunya dengan pole position juga sangat tipis. Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team merebut posisi start terdepan dengan 1 menit 40,130 detik, sehingga jarak Veda dari catatan tercepat hanya sekitar setengah detik.

Kondisi itu memperlihatkan rapatnya persaingan di Moto3. Dalam kelas yang dikenal penuh duel berkelompok, selisih kecil seperti ini masih membuka ruang bagi pembalap untuk naik posisi jika mampu menjaga ritme sejak awal lomba.

Persaingan ketat di baris depan

Di belakang Quiles, Joel Kelso dari Australia menempati posisi kedua. Brian Uriarte berada di urutan ketiga, lalu Marco Morelli dan Adrian Cruces melengkapi lima besar kualifikasi.

Veda berada tepat di belakang kelompok tersebut bersama para pembalap yang juga mencatat waktu berdekatan. David Almansa menempati posisi keenam, sedangkan Alvaro Carpe, Guido Pini, dan Adrian Fernandez juga masih berada dalam rentang waktu yang sangat dekat.

  1. Maximo Quiles — 1:40.130
  2. Joel Kelso — 1:40.155
  3. Brian Uriarte — 1:40.430
  4. Marco Morelli — 1:40.454
  5. Adrian Cruces — 1:40.456
  6. David Almansa — 1:40.615
  7. Veda Ega Pratama — 1:40.690
  8. Alvaro Carpe — 1:40.720

Peluang poin dan hasil positif untuk klasemen

Bagi Veda, start dari posisi ketujuh memberi peluang realistis untuk bersaing di rombongan depan. Karakter balapan Moto3 yang sering menghadirkan pertarungan ketat antarpembalap membuat peluang finis lima besar tetap terbuka jika ia bisa menjaga konsistensi dan tidak kehilangan posisi di lap-lap awal.

Hasil ini juga menjadi modal berharga untuk menambah poin di klasemen musim 2026. Dengan posisi start yang dekat dengan barisan terdepan, Veda memiliki peluang untuk memanfaatkan setiap momen pertempuran di depan dan tetap berada dalam kelompok pemburu podium.

Di tengah persaingan yang rapat, performa Veda di Assen kembali menunjukkan bahwa pembalap asal Wonosari, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu mampu bersaing di level dunia. Catatan di kualifikasi ini menempatkannya sebagai salah satu rider yang patut diperhitungkan ketika lampu start balapan utama Moto3 GP Assen menyala.

Source: www.viva.co.id

Terkait