Sunderland Menutup Pintu Chelsea Untuk Xhaka, Xabi Alonso Gagal Reuni Iman

Author: Qoo Media

Sunderland menolak tawaran Chelsea untuk Granit Xhaka pada bursa transfer musim panas ini. Klub berjuluk The Black Cats itu menegaskan gelandang asal Swiss tersebut tidak masuk daftar pemain yang akan dijual.

Chelsea dikabarkan mengajukan proposal senilai 9 juta euro atau sekitar Rp180 miliar. Menurut The Athletic, Xabi Alonso ingin kembali bekerja sama dengan pemain berusia 33 tahun itu setelah keduanya pernah satu tim di Bayer Leverkusen.

Tawaran Chelsea Ditolak Tanpa Negosiasi

Sunderland memilih menutup pintu sejak awal dan tidak membuka pembicaraan lebih lanjut. Klub menilai angka yang diajukan Chelsea terlalu rendah dan tidak sejalan dengan status Xhaka di tim.

Sikap itu menunjukkan Sunderland memandang sang gelandang sebagai aset penting, bukan komoditas yang bisa dilepas dengan mudah. Penolakan tersebut juga memperlihatkan bahwa klub ingin menjaga stabilitas skuad setelah musim yang sangat kuat.

Xhaka Jadi Figur Kunci di Sunderland

Xhaka datang dari Bayer Leverkusen pada musim panas lalu dengan nilai transfer 17,5 juta poundsterling. Sejak tiba, ia langsung menjadi pemain inti sekaligus dipercaya mengenakan ban kapten.

Peran Xhaka terbukti besar dalam perjalanan Sunderland sepanjang musim. Tim promosi itu tampil mengejutkan dan menutup kompetisi di peringkat ketujuh Premier League.

Hasil tersebut mengantar Sunderland ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam 53 tahun. Pencapaian itu membuat posisi Xhaka di ruang ganti dan lapangan makin sulit digantikan.

Latar Reuni yang Gagal Terwujud

Keinginan Xabi Alonso membawa Xhaka kembali ke tim yang pernah mereka bela bersama di Bayer Leverkusen akhirnya tidak berjalan mulus. Sunderland menilai pendekatan Chelsea tidak cukup kuat untuk menggoyahkan keputusan mempertahankan pemain andalan mereka.

Faktor kontrak juga menjadi penghalang utama. Xhaka masih terikat hingga Juni 2028, dan Sunderland menegaskan tidak ada rencana untuk melepas kapten mereka dalam waktu dekat.

Sunderland bahkan meminta Chelsea menghormati kontrak yang masih berlaku. Situasi ini membuat peluang reuni Xhaka dan Alonso di Stamford Bridge praktis tertutup untuk sementara waktu.

Dampak Bagi Chelsea dan Sunderland

Bagi Chelsea, kegagalan ini menjadi hambatan dalam upaya memperkuat skuad sesuai kebutuhan pelatih baru. Klub London itu harus mencari opsi lain setelah tawaran awal mereka tidak mendapat respons positif.

Di sisi lain, Sunderland mendapat sinyal bahwa keputusan mereka menjaga Xhaka berada di jalur yang tepat. Keberadaan sang kapten tetap menjadi bagian penting dari ambisi klub mempertahankan daya saing setelah sukses menembus kompetisi Eropa.

Source: www.medcom.id
Terbaru