Messi Sanjung Vozinha Usai Duel 3-2, Kiper 40 Tahun Yang Buat Argentina Frustrasi

Author: Qoo Media

Lionel Messi tidak hanya jadi penentu kemenangan Argentina atas Cape Verde di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Seusai laga sengit di Miami Stadium, Amerika Serikat, megabintang Albiceleste itu justru memberi sorotan besar kepada penjaga gawang lawan, Vozinha, yang tampil luar biasa sepanjang pertandingan.

Pujian Messi mengalir setelah Argentina menang tipis lewat drama panjang yang baru selesai lewat gol bunuh diri Diney pada menit ke-111. Laga pada Sabtu (4/7) itu berlangsung ketat sejak awal, dengan Argentina sempat unggul lewat Messi sebelum disamakan Duarte dan kemudian kembali dikejar Cape Verde lewat gol Cabral pada babak tambahan waktu.

Vozinha jadi tembok utama Cape Verde

Meski timnya kebobolan tiga gol, Vozinha tetap menjadi salah satu tokoh utama pertandingan. Kiper berusia 40 tahun itu berhasil mementahkan tujuh tembakan tepat sasaran dari para pemain Argentina dan membuat lini serang lawan frustrasi.

Messi sendiri merasakan langsung sulitnya menembus pertahanan terakhir Cape Verde. Vozinha disebut menggagalkan tiga peluang emas sang kapten Argentina, yang datang dari dua tendangan bebas dan satu tembakan jarak dekat.

Ketangguhan Vozinha membuat duel itu terasa lebih hidup di hadapan publik Miami Stadium. Argentina terus menekan, tetapi Cape Verde bertahan dengan disiplin dan memaksa pertandingan berlanjut hingga babak tambahan waktu.

Pelukan dan pujian langsung dari Messi

Setelah peluit panjang berbunyi, momen hangat terjadi di tengah lapangan. Lionel Messi menghampiri Vozinha dan memberikan pelukan, lalu menyampaikan pujian langsung kepada kiper yang tampil menonjol itu.

Vozinha mengungkap isi percakapan tersebut dengan menyebut Messi berkata bahwa dirinya hebat dan orang-orang di negaranya harus bangga padanya. Bagi Vozinha, kata-kata itu terasa sangat berarti karena datang dari pemain yang ia sebut sebagai yang terbaik di dunia.

Ia juga membalas pujian itu dengan mengatakan bahwa Messi adalah pemain terbaik dunia. Setelah itu, keduanya bertukar jersey di lorong stadion, sebuah momen yang diakui Vozinha tidak akan pernah ia lupakan seumur hidup.

Performa yang konsisten sejak fase grup

Aksi impresif Vozinha tidak hanya terlihat saat menghadapi Argentina. Sebelumnya, ia juga menjaga gawang Cape Verde tetap aman ketika menghadapi Spanyol dan Arab Saudi di fase grup Piala Dunia 2026.

Dua laga itu berakhir tanpa gol, 0-0, dan memperlihatkan konsistensi kiper veteran tersebut di bawah tekanan besar. Rekam jejak itu membuat penampilan Vozinha melawan Argentina semakin menegaskan statusnya sebagai penjaga gawang yang mampu tampil stabil di level tertinggi.

Bagi Argentina, kemenangan ini menjaga langkah mereka di turnamen, tetapi sorotan besar justru tertuju pada sportsmanship Messi. Bagi Cape Verde, malam di Miami Stadium meninggalkan kebanggaan tersendiri karena performa Vozinha mendapat pengakuan langsung dari salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola.

Terbaru