Maroko Kehilangan Ismael Saibari, Ancaman Besar Jelang Duel Kontra Prancis

Author: Qoo Media

Maroko harus menghadapi Prancis di perempat final Piala Dunia 2026 tanpa salah satu pemain paling produktif mereka, Ismael Saibari. Gelandang serang berusia 25 tahun itu belum pulih dari cedera hamstring dan dipastikan absen pada laga penting di Stadion Boston, Amerika, Jumat (10/7/2026) pukul 03.00 WIB dini hari.

Absennya Saibari menjadi pukulan besar bagi Maroko karena kontribusinya sangat menonjol sepanjang turnamen. Ia mencetak gol dalam tiga laga fase grup dan kembali menentukan hasil saat Maroko melaju dari babak 32 besar.

Peran Saibari yang sulit digantikan

Saibari membuka catatan golnya ketika Maroko bermain imbang 1-1 melawan Brasil. Ia lalu mencetak satu gol saat timnya menang 1-0 atas Skotlandia dan kembali menyumbang gol dalam kemenangan 4-2 atas Haiti.

Performa itu berlanjut di babak 32 besar, ketika Saibari mengeksekusi penalti yang memastikan Maroko menyingkirkan Belanda. Sumbangan golnya membuat ia jadi salah satu pemain paling konsisten di skuad Maroko selama Piala Dunia 2026.

Babak Lawan Hasil Maroko Kontribusi Saibari
Fase grup Brasil 1-1 Mencetak 1 gol
Fase grup Skotlandia 1-0 Mencetak 1 gol
Fase grup Haiti 4-2 Mencetak 1 gol
Babak 32 besar Belanda Tidak disebutkan Mencetak penalti penentu

Cedera hamstring yang dialaminya datang pada babak 16 besar saat Maroko menghadapi tuan rumah bersama Kanada. Ia harus ditarik keluar pada menit ke-22 dalam laga yang akhirnya dimenangkan Maroko 3-0.

Pelatih Maroko Mohamed Ouahbi mengonfirmasi kondisi Saibari belum memungkinkan untuk kembali tampil. “Dia belum siap, tetapi saya harap ini bukan akhir dari turnamen baginya,” kata Mohamed Ouahbi.

Maroko tetap membidik balasan atas Prancis

Meski kehilangan Saibari, Maroko tetap membawa misi besar ke laga melawan Prancis. Tim itu ingin membalas kekalahan dari Prancis pada semifinal Piala Dunia 2022 sekaligus menjaga peluang melaju ke babak berikutnya.

Situasi ini membuat duel di Boston punya beban tambahan bagi Maroko. Mereka tidak hanya menghadapi lawan kuat, tetapi juga harus mencari cara menutup lubang besar di lini serang tanpa pemain yang selama ini sering menjadi pembeda.

Source: www.beritasatu.com
Terbaru