Dari Lapangan Voli ke Mistar Arema FC Women, Kisah Keysha Putri yang Tak Terduga

Nama Keysha Putri Dwi Arianti mencuat di ajang Hydroplus Soccer League All-Stars 2025-2026 kategori U18 lewat penampilan konsisten di bawah mistar Arema FC Women. Di balik perannya sebagai kiper andalan, tersimpan perjalanan yang tidak biasa karena ia justru memulai langkah olahraga dari voli, bukan sepak bola.

Remaja kelahiran Sidoarjo, 31 Oktober 2009, itu kini menjadi salah satu sosok yang menarik perhatian karena adaptasinya berjalan cepat. Perjalanan dari olahraga yang berbeda hingga dipercaya menjaga gawang tim putri memperlihatkan perubahan besar dalam kariernya.

Berawal dari seleksi kiper yang tidak direncanakan

Keysha mengungkapkan kesempatan menjadi penjaga gawang datang saat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sidoarjo 2023. Saat itu, ia diminta mengikuti seleksi kiper tim sepak bola putri karena postur tubuhnya dinilai ideal dan posisi kiper putri masih jarang.

“Sebelumnya saya bermain voli, tidak langsung ke sepak bola. Saat Porprov di Sidoarjo pada 2023 saya diminta ikut seleksi kiper bola putri karena melihat postur saya tinggi dan kiper putri masih jarang,” kata Keysha kepada Kompas.com di Supersoccer Arena, Kudus, Jumat (10/7/2026).

Dari seleksi itu, Keysha berhasil lolos dan kemudian melanjutkan perjalanannya sampai sekarang. Ia mengakui keputusan itu sempat terasa baru, tetapi akhirnya membuka jalan ke dunia yang kini dijalaninya.

Beradaptasi sambil membagi waktu sekolah dan latihan

Peralihan dari voli ke sepak bola bukan tanpa tantangan. Salah satu yang paling terasa bagi Keysha adalah membagi waktu antara sekolah dan latihan ketika itu ia masih duduk di bangku SMP.

“Susah-susah gampang. Waktu itu saya masih pelajar, jadi cukup sulit membagi waktu antara belajar dan latihan,” ujarnya.

Dukungan keluarga menjadi penopang penting dalam proses itu. Keysha menyebut kakeknya menyukai olahraga, sementara orang tuanya juga memberikan dukungan penuh.

“Kakek saya memang suka olahraga, jadi orang tua juga mendukung. Bahkan ibu saya hampir selalu ikut ke mana pun saya bertanding,” kata Keysha.

Fakta UtamaDetail
Asal olahraga awalVoli
Kesempatan jadi kiperSeleksi Porprov Sidoarjo 2023
Alasan dipilihPostur tinggi dan kiper putri masih jarang
Tantangan utamaMembagi waktu sekolah dan latihan

Semakin nyaman di bawah mistar

Setelah tiga tahun menjalani peran baru ini, Keysha mengaku semakin nyaman sebagai penjaga gawang. Ia menikmati proses latihan dan pertandingan, meski harus berpanas-panasan di lapangan.

“Memang suka sih, suka panas-panasan,” ujar Keysha. Pengakuan itu menggambarkan bagaimana ia mulai benar-benar menemukan tempatnya di posisi yang awalnya datang secara tak terduga.

Meski identik dengan duel dan jatuh bangun di lapangan, Keysha tetap tampil feminin. Di sisi lain, konsistensinya di Arema FC Women membuat namanya makin diperhitungkan di turnamen kategori U18 itu.

Bidik Timnas Putri Indonesia

Bermain bersama Arema FC Women juga membuat Keysha memasang target yang lebih besar. Ia berharap penampilannya di Hydroplus Soccer League All-Stars 2025-2026 bisa membuka jalan ke Timnas Putri Indonesia sekaligus menarik perhatian klub-klub profesional.

“Harapannya bisa menembus timnas dan semoga dilirik tim-tim besar yang profesional,” ujarnya.

Di usianya yang baru 16 tahun, perjalanan Keysha di sepak bola masih sangat panjang. Namun dari lapangan voli hingga menjadi andalan di bawah mistar, kisahnya menunjukkan bagaimana kesempatan yang datang tanpa diduga bisa berubah menjadi awal karier yang menjanjikan.

Source: bola.kompas.com
Terkait