Semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina diperkirakan berjalan sangat ketat, dengan Inggris disebut sedikit lebih diunggulkan untuk merebut tiket final. Laga ini dijadwalkan berlangsung Kamis, 16 Juli 2026, pukul 02.00 WIB di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Amerika Serikat.
Dua mantan juara dunia itu membawa rivalitas panjang ke panggung besar, dan selisih kekuatan keduanya disebut tidak terlalu jauh. Karena itu, pertandingan ini diprediksi tidak hanya ditentukan oleh kualitas individu, tetapi juga oleh ketenangan saat tekanan mencapai puncaknya.
Inggris Sedikit Lebih Diunggulkan
Sejumlah bursa taruhan internasional menempatkan Inggris sebagai favorit tipis untuk lolos ke partai final. Namun, peluang Argentina dinilai tetap terbuka lebar karena margin antara kedua tim tidak terlalu besar.
Situasi itu membuat semifinal ini diperkirakan berlangsung hati-hati sejak awal. Dengan taruhan menuju final sangat tinggi, kedua tim diprediksi tidak akan mengambil banyak risiko sebelum menemukan celah yang benar-benar aman.
Jalan Berliku Menuju Empat Besar
Perjalanan Inggris ke semifinal tidak berlangsung mulus. Mereka sempat tertinggal saat menghadapi Republik Demokratik Kongo, lalu bertahan dengan 10 pemain ketika menaklukkan Meksiko, sebelum akhirnya membutuhkan babak tambahan untuk menyingkirkan Norwegia.
Argentina juga melewati fase gugup di beberapa pertandingan. Tim Tango lolos setelah perpanjangan waktu saat menghadapi Tanjung Verde, bangkit untuk mengalahkan Mesir 3-2, dan kembali menang lewat extra time atas Swiss di perempat final.
| Tim | Jalan ke Semifinal | Catatan Penting |
|---|---|---|
| Inggris | Vs Republik Demokratik Kongo, Meksiko, dan Norwegia | Sempat tertinggal, menang dengan 10 pemain, lalu butuh babak tambahan |
| Argentina | Vs Tanjung Verde, Mesir, dan Swiss | Beberapa kali lolos lewat extra time dan menang dramatis 3-2 atas Mesir |
Messi, Kane, dan Bellingham Jadi Sorotan
Laga ini juga menjadi panggung duel para bintang yang sedang produktif. Argentina masih akan bertumpu pada Lionel Messi, yang sudah mencetak 8 gol dan 2 assist sepanjang turnamen.
Meski gagal mencetak gol saat melawan Swiss, Messi tetap menjadi ancaman utama bagi lini belakang Inggris. Kreativitasnya masih menjadi pusat permainan Argentina dalam menghadapi lawan-lawan berat.
Di kubu Inggris, Harry Kane dan Jude Bellingham menjadi motor serangan. Keduanya sama-sama telah mengoleksi 6 gol, dengan Bellingham tampil menonjol setelah mencetak dua gol dalam masing-masing dari dua pertandingan terakhir.
Potensi Duel Taktis yang Minim Gol
Inggris dikenal mengandalkan permainan cepat dan transisi menyerang, sementara Argentina lebih dominan dalam penguasaan bola. Perbedaan gaya ini membuat semifinal berpotensi menghadirkan adu taktik yang rapat dan sulit ditembus.
Dengan kualitas yang berimbang dan tekanan besar menuju final, banyak pengamat memperkirakan laga akan berlangsung sengit dengan margin kemenangan yang tipis. Tidak tertutup kemungkinan duel ini berjalan hati-hati dan minim gol, terutama jika kedua tim memilih menjaga bentuk permainan lebih dulu sebelum menyerang.
Source: bola.bisnis.com






