Timnas Spanyol memasuki semifinal Piala Dunia 2026 dengan satu pesan yang sangat jelas dari Luis de la Fuente: mereka harus tampil 100 persen jika ingin menyingkirkan Prancis. Pelatih Spanyol itu menilai laga melawan Les Bleus akan berlangsung sangat sulit dan tidak memberi ruang bagi kesalahan sedikit pun.
De la Fuente menegaskan, bila Spanyol tidak menunjukkan performa terbaik, tiket ke final bisa hilang begitu saja. Laga empat besar ini juga mempertemukan dua tim yang sama-sama punya status kuat di turnamen, sehingga tensi pertandingan diperkirakan tinggi sejak awal.
Prancis Bukan Lawan Baru, Tapi Situasinya Sudah Berbeda
Spanyol memang punya modal psikologis karena dua kali mengalahkan Prancis dalam dua pertemuan semifinal terakhir. La Furia Roja menyingkirkan anak asuh Didier Deschamps di semifinal Euro 2024 dan kembali melakukannya di semifinal UEFA Nations League 2025.
Namun, menurut De la Fuente, hal itu tidak berarti hasil serupa akan mudah diulang. Ia menilai kedua tim telah berkembang dan sama-sama belajar dari pertandingan sebelumnya, sehingga duel kali ini memiliki karakter yang berbeda.
“Ini adalah pertandingan yang berbeda. Prancis juga pasti sudah menarik banyak pelajaran. Kami akan berusaha memanfaatkan situasi yang menguntungkan dan belajar dari kesalahan yang pernah kami buat,” ujar De la Fuente.
Ia juga mengingatkan betapa tipisnya margin saat kedua tim bertemu sebelumnya. Spanyol sempat unggul 5-1, tetapi Prancis berhasil memperkecil keadaan menjadi 5-4 sebelum laga berakhir.
Masih Ada Ruang untuk Berkembang
Meski Spanyol tampil impresif sepanjang Piala Dunia 2026, De la Fuente menilai timnya belum mencapai titik maksimal. Ia percaya masih ada ruang untuk berkembang, terutama saat menghadapi lawan dengan kualitas setinggi Prancis.
Menurut pelatih berusia 65 tahun itu, semifinal adalah panggung bagi empat tim terbaik di dunia. Karena itu, setiap detail kecil bisa menentukan siapa yang mampu memaksakan gaya bermainnya di lapangan.
“Selalu ada ruang untuk berkembang dan menjadi lebih baik. Besok akan menjadi pertandingan yang sangat menuntut,” kata De la Fuente.
Ia menambahkan bahwa timnya tidak boleh kembali kehilangan kendali seperti yang sempat terjadi pada pertemuan sebelumnya. Bagi Spanyol, menjaga fokus selama 90 menit akan sama pentingnya dengan kualitas menyerang yang mereka miliki.
De la Fuente menyebut laga ini sebagai ujian yang sangat berat bagi Spanyol, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menunjukkan bahwa mereka memang layak berada di empat besar. Dengan Prancis di depan mata, Spanyol tak bisa mengandalkan nama besar atau catatan pertemuan sebelumnya saja.
Semua akan ditentukan oleh kemampuan mereka menjaga intensitas, mengelola momentum, dan menutup celah yang pernah membuat pertandingan berjalan sangat ketat. Jika tidak tampil sepenuhnya, Spanyol bisa saja kehilangan peluang besar untuk melangkah ke final Piala Dunia 2026.
Source: www.liputan6.com






