Jude Bellingham menjadi pusat perhatian jelang semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina. John Terry memberi pujian tinggi kepada gelandang muda itu dan menyebut permainannya mengingatkan pada Zinedine Zidane.
Menurut legenda Inggris tersebut, Bellingham bukan hanya bersinar dalam permainan, tetapi juga punya pengaruh besar di ruang ganti dan di luar lapangan. Ia menilai pemain berusia 23 tahun itu sedang menggendong Inggris menuju fase paling menentukan turnamen.
Bellingham, pusat kekuatan The Three Lions
Terry mengatakan sejak awal turnamen dirinya sudah melihat kemiripan Bellingham dengan Zidane. Ucapan itu muncul setelah performa Bellingham terus menanjak dan membuatnya jadi salah satu pemain paling menonjol di Piala Dunia 2026.
Sejauh ini, Bellingham sudah mencetak enam gol dan tampil konsisten membawa Inggris melaju ke semifinal. Bersama Harry Kane, ia menjadi tumpuan utama dalam upaya merebut tiket ke partai final.
Terry juga menyoroti ketenangan Bellingham saat berbicara di luar lapangan. Baginya, hal itu menegaskan status sang gelandang sebagai pemain kelas dunia yang punya pengaruh lengkap.
Inggris merasa lebih siap menghadapi Argentina
Selain memuji Bellingham, Terry juga menunjukkan keyakinan besar terhadap peluang Inggris melawan Argentina. Ia menilai skuad The Three Lions lebih baik jika dibandingkan pemain per pemain, meski lawan diperkuat Lionel Messi.
Pernyataan itu memperlihatkan rasa percaya diri yang tinggi di kubu Inggris menjelang laga yang digelar di Stadion Atlanta, Kamis (16/7/2026) pukul 02.00 WIB. Terry bahkan percaya tim asuhan The Three Lions punya peluang besar mengakhiri penantian gelar juara dunia sejak 1966.
Jalan Inggris ke semifinal tidak mulus
Keyakinan Terry juga didasari perjalanan Inggris yang keras sepanjang turnamen. Pada babak 32 besar, Inggris sempat tertinggal sebelum bangkit dan menaklukkan Republik Demokratik Kongo 2-1.
Setelah itu, mereka mencuri perhatian lewat kemenangan 3-2 atas tuan rumah Meksiko di Stadion Azteca. Hasil tersebut terasa istimewa karena Meksiko sebelumnya belum pernah kalah di stadion itu dalam ajang Piala Dunia.
Di perempat final, Inggris kembali menunjukkan daya juang saat mengalahkan Norwegia 2-1 meski lawan diperkuat Erling Haaland. Rangkaian laga sulit itu membuat Terry semakin yakin Inggris punya mental kuat untuk menghadapi pertandingan besar.
| Babak | Lawan | Hasil | Catatan |
|---|---|---|---|
| 32 besar | Republik Demokratik Kongo | 2-1 | Inggris sempat tertinggal hingga menit ke-74 |
| 32 besar | Meksiko | 3-2 | Menang di Stadion Azteca, yang sebelumnya belum pernah kalah di Piala Dunia |
| Perempat final | Norwegia | 2-1 | Menang meski Norwegia diperkuat Erling Haaland |
Bagi Terry, modal terbesar Inggris bukan hanya kualitas individu, tetapi juga kemampuan mereka melewati momen-momen sulit. Dengan Bellingham dalam performa terbaik dan Kane tetap jadi andalan, Inggris memasuki duel kontra Argentina dengan kepercayaan diri yang sedang tinggi.
