Rachel/Febi Gagal Tahan Perubahan Pola, Kekalahan dari Unggulan 2 Jadi Pelajaran Berat

Author: Qoo Media

Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum harus menghentikan langkah lebih cepat di Japan Open 2026 setelah kalah dari unggulan kedua asal Tiongkok, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian. Dalam duel rubber game yang ketat, pasangan Indonesia takluk 11-21, 21-19, 14-21.

Kekalahan itu bukan semata soal skor, melainkan juga soal keterlambatan membaca perubahan pola lawan. Rachel mengakui penampilannya bersama Febi belum memuaskan karena masih terlalu banyak kesalahan sendiri dan kurang tenang di momen-momen penting.

Perubahan Taktik Lawan yang Terlambat Dibaca

Menurut Rachel, Jia/Zhang tampil dengan pendekatan berbeda dibanding pertemuan sebelumnya. Kali ini, pasangan Tiongkok lebih agresif dalam menyerang dan tidak terlalu sering mengangkat bola.

“Dibanding pertemuan sebelumnya, mereka hari ini lebih banyak memaksa buat menyerang, tidak terlalu banyak mengangkat bola. Itu yang terlambat kami sadari dan menjadi kesalahan,” kata Rachel.

Hasil Pertandingan Skor Keterangan
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum vs Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian 11-21, 21-19, 14-21 Rachel/Febi kalah di babak ini

Sempat Temukan Pola, Tapi Tak Konsisten di Gim Ketiga

Febi menjelaskan bahwa mereka sebenarnya sempat menemukan cara untuk meredam permainan lawan pada gim kedua. Strategi itu berjalan lewat pola no lob dan upaya mendahului permainan di depan net.

Namun, saat laga masuk gim ketiga, konsistensi mereka menurun. Febi menilai penerapan pola yang sudah ditemukan sebelumnya tidak dijalankan dengan cukup stabil hingga akhir pertandingan.

“Sebenarnya tadi kan gim kedua sudah dapat cara mainnya, kami berusaha main no lob dan mendahului depannya. Tapi di game ketiga kami kurang konsisten dengan pola tersebut,” ujar Febi.

Langsung Bertemu Lagi di China Open

Yang membuat hasil ini semakin penting adalah jadwal pertemuan ulang yang sudah menanti pekan depan. Rachel/Febi akan kembali bersua Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian di babak pertama China Open.

Febi menegaskan fokus utama kini ada pada ketenangan, konsistensi, dan peningkatan fokus sejak awal laga. Menurutnya, pembenahan mental dan penerapan pola permainan harus lebih rapi agar tidak kembali kecolongan oleh strategi lawan yang berubah.

“Pekan depan kami bertemu lagi dengan mereka di babak pertama China Open. Harus disiapkan lagi ketenangannya, fokusnya ditingkatkan sejak awal dan konsisten dengan penerapan pola yang diinginkan,” tegas Febi.

Kekalahan di Tokyo meninggalkan evaluasi yang jelas bagi pasangan ganda putri Indonesia itu. Mereka sudah sempat menunjukkan perlawanan lewat gim kedua, tetapi perubahan taktik lawan dan inkonsistensi sendiri membuat peluang menang akhirnya terlepas.

Source: www.medcom.id
Terbaru