Francesco Bagnaia menjalani operasi pada lengan kanan di tengah jeda musim MotoGP 2026, dan Ducati berharap pebalapnya itu sudah bisa kembali balapan di Silverstone. Kans tampil di MotoGP Inggris pada 7-9 Agustus kini bergantung pada proses pemulihan yang dijalaninya.
Keputusan operasi ini diambil setelah Bagnaia menutup paruh pertama musim dengan finis keenam di MotoGP Jerman. Operasi tersebut dilakukan untuk mengatasi masalah arm pump yang selama ini bisa mengganggu performa pebalap di lintasan.
Operasi berjalan sukses tanpa komplikasi
Ducati menjelaskan Bagnaia menjalani endoscopic fasciotomy, prosedur yang lebih dikenal sebagai operasi arm pump. Tindakan itu dilakukan pada lengan bawah kanan dan berlangsung sukses tanpa komplikasi.
Dalam pernyataan resminya, tim pabrikan Italia itu menyebut operasi dilakukan oleh tim medis yang dipimpin Profesor Luigi Tarallo di Klinik Ortopedi Policlinico di Modena, Italia. Setelah itu, Bagnaia akan menjalani program pemulihan dan rehabilitasi sesuai jadwal selama jeda musim panas.
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Jenis operasi | Endoscopic fasciotomy |
| Bagian tubuh | Lengan bawah kanan |
| Hasil tindakan | Berjalan sukses tanpa komplikasi |
| Lokasi tindakan | Klinik Ortopedi Policlinico di Modena, Italia |
| Tim medis | Dipimpin Profesor Luigi Tarallo |
Silverstone masih terbuka, tapi belum pasti
Menurut Ducati, target terdekat adalah membawa Bagnaia kembali ke MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone. Namun, peluang itu tetap menunggu perkembangan pemulihan dan rehabilitasi yang dijalani sang pebalap.
Bagnaia sendiri sebenarnya lebih sering mengeluhkan minimnya grip motor Ducati sepanjang musim ini dibandingkan persoalan fisik. Meski begitu, langkah operasi tetap diambil agar kondisinya lebih optimal saat memasuki paruh kedua musim.
Posisi Bagnaia di klasemen sementara MotoGP 2026 juga masih cukup jauh dari puncak. Juara dunia dua kali itu berada di urutan kedelapan dengan selisih 65 poin dari Jorge Martin yang memimpin klasemen.
Silverstone akan menjadi balapan pertama setelah jeda musim sekaligus momen penting untuk memangkas jarak dari para rival. Bagi Bagnaia, race di Inggris bukan hanya soal comeback, tetapi juga kesempatan menjaga peluang dalam perebutan gelar dunia 2026.
Source: sport.detik.com






