Bagnaia ke Aprilia Mengubah Garasi VR46, Bezzecchi Akui Bakal Terasa Aneh

Marco Bezzecchi menyambut kedatangan Francesco Bagnaia ke tim pabrikan Aprilia mulai MotoGP 2027 dengan perasaan positif. Namun, pembalap Italia itu mengakui suasananya akan terasa tidak biasa karena ia dan Bagnaia selama ini lebih dikenal sebagai rival di lintasan.

Keduanya tumbuh dalam lingkungan VR46 Riders Academy dan telah lama menjalin persahabatan. Mulai 2027, hubungan itu akan memasuki babak baru ketika mereka berbagi garasi sepanjang akhir pekan balapan bersama Aprilia.

Bagnaia Terikat Kontrak hingga 2030

Sebelum MotoGP Belanda, Aprilia mengumumkan kontrak Bagnaia berdurasi empat tahun yang berlaku sampai akhir musim 2030. Kesepakatan tersebut mengakhiri spekulasi mengenai masa depan juara dunia MotoGP dua kali itu.

Kepindahan ini juga menjadi perubahan besar dalam perjalanan Bagnaia di kelas utama. Sejak debut MotoGP bersama Pramac Racing pada 2019, ia belum pernah membela pabrikan selain Ducati.

PembalapRiwayat PentingSituasi di Aprilia
Francesco BagnaiaDebut MotoGP bersama Pramac Racing pada 2019, lalu naik ke tim pabrikan DucatiBergabung mulai MotoGP 2027 dengan kontrak hingga akhir 2030
Marco BezzecchiTeman lama Bagnaia dari VR46 Riders AcademyMenjadi rekan setim Bagnaia di tim pabrikan Aprilia

Bagnaia dan Bezzecchi pernah berada dalam lingkaran pembinaan yang sama, tetapi belum pernah berada sedekat itu dalam struktur tim MotoGP. Kondisi tersebut membuat Bezzecchi melihat perpindahan Bagnaia sebagai kabar baik sekaligus pengalaman baru bagi keduanya.

Seperti diberitakan sport.detik.com, Bezzecchi merasa senang bukan hanya untuk sahabatnya, melainkan juga untuk Aprilia dan tim secara keseluruhan. Ia menilai kedatangan Bagnaia merupakan langkah yang positif bagi situasi yang sedang dibangun di dalam garasi.

“Saya tentu senang untuk dia, untuk tim, dan juga untuk Aprilia,” kata Bezzecchi dalam kutipan yang dilansir Crash.net. “Menurut saya ini sangat bagus.”

Persahabatan Tetap Berjalan di Tengah Rivalitas

Meski menyambutnya dengan antusias, Bezzecchi tidak menutupi sisi canggung dari kerja sama tersebut. Selama ini, mereka saling berhadapan sebagai rival dan persaingan itu tetap akan ada meski mengenakan warna tim yang sama.

“Tapi, sejujurnya akan terasa aneh berbagi garasi dengannya,” ujar Bezzecchi. “Selama ini kami selalu menjadi rival dan itu tidak akan berubah, hanya saja kami belum pernah sedekat ini sepanjang akhir pekan balapan.”

Bezzecchi optimistis hubungan personal yang sudah terjalin lama dapat membantu menciptakan lingkungan kerja yang baik. Ia menilai atmosfer di Aprilia saat ini sudah positif, sehingga kedatangan Bagnaia dinilai dapat menjadi bagian dari situasi tersebut.

Pembalap Italia itu juga menyinggung relasinya dengan rekan setimnya saat ini, Jorge Martin. Menurut Bezzecchi, hubungan mereka berjalan baik dan turut membantu membangun suasana yang positif di dalam garasi.

“Hubungan saya dengan Jorge juga sangat baik,” kata Bezzecchi. “Kami berhasil membangun suasana yang positif di dalam garasi.”

Fokus Menuntaskan MotoGP 2026

Rencana berbagi tim dengan Bagnaia memang sudah memberi gambaran menarik untuk musim berikutnya. Namun, Bezzecchi menegaskan bahwa perhatian utamanya saat ini masih tertuju pada MotoGP 2026.

Ia ingin menjalani musim yang sedang berlangsung dengan fokus penuh dan mengejar hasil terbaik semampunya. “Tentu saya senang menyambut musim depan, tetapi sekarang saya ingin fokus menjalani musim ini dan mencoba meraih hasil semaksimal mungkin,” ucap Bezzecchi.

Source: sport.detik.com
Terkait