Persaingan gelar MotoGP 2026 dinilai bisa memasuki fase yang sangat menguntungkan bagi Marc Marquez. Jorge Lorenzo melihat tiga sirkuit berkarakter tikungan kiri sebagai kartu truf yang tidak dimiliki para pesaingnya.
Tiga lintasan itu adalah Aragon, Phillip Island, dan Valencia. Jika klasemen masih rapat saat MotoGP tiba di trek tersebut, Marquez dinilai berpeluang memperoleh keunggulan kompetitif yang besar.
Tiga trek yang dinilai menguntungkan
Lorenzo menyampaikan pandangannya dalam podcast Duralavita, seperti dikutip Motosan. Mantan rekan setim Marquez di Repsol Honda itu menilai karakter lintasan dapat menjadi faktor penting dalam perebutan gelar.
“Dia memiliki tiga kartu truf yang tidak dimiliki pebalap lain, yakni Aragon, Phillip Island, dan Valencia,” kata Lorenzo. Ia menilai keunggulan tersebut akan terasa lebih besar bila jarak poin antarpesaing tetap tipis.
| Sirkuit | Karakter yang disorot | Catatan Marc Marquez |
|---|---|---|
| Aragon | Memiliki dominasi tikungan kiri | Delapan kemenangan, termasuk kemenangan pertama bersama Ducati pada 2024 |
| Phillip Island | Memiliki dominasi tikungan kiri | Masuk daftar kartu truf versi Lorenzo |
| Valencia | Memiliki dominasi tikungan kiri | Catatannya tidak seimpresif Aragon dan Sachsenring |
“Jika dia tiba di sana dengan klasemen yang masih sangat ketat, dia bisa memiliki keunggulan kompetitif yang besar. Pebalap lain tidak memiliki senjata seperti itu,” ujar Lorenzo.
Peluang menang disebut bisa sangat tinggi
Menurut Lorenzo, gaya membalap Marquez sangat cocok dengan sirkuit yang banyak memiliki tikungan kiri atau berlawanan arah jarum jam. Ia bahkan memperkirakan peluang kemenangan sang pebalap dapat mencapai 80 hingga 90 persen pada tiga trek tersebut.
“Saya pikir ketika balapan digelar di trek dengan dominasi tikungan kiri seperti tiga sirkuit itu, peluang Marc untuk menang mencapai 80 hingga 90 persen,” ujar Lorenzo. Sebaliknya, ia menilai persaingan akan jauh lebih seimbang di trek yang lebih didominasi tikungan kanan.
Penilaian itu menjadi menarik karena Marquez sedang memperkecil ketertinggalannya dalam klasemen. Setelah kembali membalap usai operasi pada MotoGP Italia di Mugello, ia sempat tertinggal hingga 102 poin dari Jorge Martin.
Jarak tersebut kemudian menyusut menjadi 18 poin berkat hasil kuat dalam beberapa balapan terakhir. Pebalap Ducati Lenovo itu memenangi tiga dari empat balapan terakhir dan menambah dua kemenangan Sprint.
Rekor Sachsenring memperkuat penilaian
Keunggulan Marquez di lintasan dengan karakter tikungan kiri juga terlihat pada MotoGP Jerman di Sachsenring. Ia meraih kemenangan ke-10 di kelas utama pada trek tersebut.
Hasil itu membuat Marquez menyamai rekor Giacomo Agostini sebagai pebalap dengan kemenangan terbanyak di satu lintasan. Catatan Sachsenring menjadi salah satu dasar yang memperkuat keyakinan Lorenzo terhadap peluangnya di Aragon, Phillip Island, dan Valencia.
Aragon memiliki rekam jejak yang sangat kuat bagi Marquez karena ia sudah delapan kali menang di sana. Sirkuit itu juga menjadi lokasi kemenangan pertamanya bersama Ducati pada musim 2024.
Valencia memang tidak memberikan catatan sekuat Aragon maupun Sachsenring untuk Marquez. Namun, Lorenzo tetap percaya karakter lintasannya dapat memberi keuntungan jika perebutan gelar bertahan ketat hingga seri penutup musim.
Dengan selisih poin yang telah menipis, hasil di tiga sirkuit tersebut berpotensi menjadi penentu arah persaingan. Lorenzo menilai keunggulan pada trek-trek itu dapat membedakan Marquez dari rivalnya saat tekanan perebutan gelar meningkat.
Source: sport.detik.com






