Spanyol memilih mempertahankan seluruh pemain inti yang mengantar mereka melewati Prancis untuk menghadapi Argentina di final Piala Dunia 2026. Keputusan itu membuat susunan awal La Furia Roja tetap bertumpu pada kombinasi pemain muda dan pengalaman di setiap lini.
Argentina datang dengan pendekatan berbeda setelah memasukkan tiga nama baru ke dalam starter. Rodrigo De Paul, Gonzalo Montiel, dan Nico Gonzalez mendapat kesempatan tampil sejak awal pada laga penentuan gelar.
Final ini berlangsung di New Jersey Stadium pada Senin (20/7/2026) dini hari WIB, atau Minggu sore waktu setempat. Pertandingan tersebut mempertemukan dua tim unggulan teratas yang sama-sama belum terkalahkan sejak matchday pertama.
Spanyol menempuh perjalanan menuju final dengan tujuh kemenangan dan satu hasil imbang. Argentina memiliki catatan lebih sempurna karena menyapu bersih seluruh pertandingan mereka sejak fase awal turnamen.
Spanyol Pertahankan Susunan Pemenang
Unai Simon tetap dipercaya menjaga gawang Spanyol. Di depannya, Marc Cucurella, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, dan Pedro Porro kembali menjadi pelindung lini belakang.
Rodri, Fabian Ruiz, dan Dani Olmo tetap masuk dalam kerangka utama permainan Spanyol. Mereka menopang Lamine Yamal, Alex Baena, serta Mikel Oyarzabal yang dipasang untuk memimpin ancaman di lini depan.
Yamal dipastikan dalam kondisi fit sepenuhnya meski sebelumnya sempat absen dari latihan. Kehadirannya membuat Spanyol tidak perlu mengubah komposisi awal yang dipakai ketika menundukkan Prancis.
Kesinambungan susunan pemain menjadi pilihan penting bagi Spanyol menjelang partai terbesar turnamen. Tim ini tetap mengandalkan nama-nama yang telah membawa mereka melewati rangkaian laga tanpa kekalahan.
Argentina Andalkan Messi dan Alvarez
Di kubu Argentina, Emiliano Martinez kembali mengisi posisi penjaga gawang. Montiel, Nicolas Tagliafico, Cristian Romero, dan Lisandro Martinez membentuk barisan pertahanan di depannya.
De Paul masuk ke lini tengah bersama Enzo Fernandez dan Alexis Mac Allister. Nico Gonzalez juga dipasang sejak awal untuk melengkapi susunan Argentina pada final ini.
Lionel Messi dan Julian Alvarez tetap menjadi duet yang diandalkan di lini serang. Keduanya sebelumnya juga tampil saat Argentina mengalahkan Inggris untuk memastikan tempat di final.
Menurut susunan pemain yang dilaporkan sport.detik.com, perubahan Argentina terfokus pada tiga pemain yang masuk sebagai starter. Selebihnya, juara bertahan itu mempertahankan para pemain yang tampil pada laga semifinal.
Susunan Pemain Kedua Tim
| Tim | Penjaga Gawang | Barisan Belakang | Pemain Lain |
|---|---|---|---|
| Spanyol | Unai Simon | Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella | Fabian Ruiz, Rodri, Lamine Yamal, Dani Olmo, Alex Baena, Mikel Oyarzabal |
| Argentina | Emiliano Martinez | Gonzalo Montiel, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Nicolas Tagliafico | Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, Nico Gonzalez, Lionel Messi, Julian Alvarez |
Spanyol menurunkan Simon; Porro, Cubarsi, Laporte, Cucurella; Ruiz, Rodri; Yamal, Olmo, Baena; serta Oyarzabal. Tidak ada perubahan pada 11 pemain awal dibandingkan susunan saat mengalahkan Prancis.
Argentina memainkan Emi Martinez; Montiel, Romero, Lisandro Martinez, Tagliafico; De Paul, Fernandez, Mac Allister, Gonzalez; Messi, serta Alvarez. Laga di New Jersey Stadium akan menentukan tim mana yang mampu menjaga catatan tak terkalahkan hingga akhir turnamen.
Source: sport.detik.com






