Timnas Argentina harus menelan kekalahan 0-1 dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Hasil itu membuat La Albiceleste gagal mempertahankan gelar juara.
Di tengah kekecewaan tersebut, pelatih Lionel Scaloni menyoroti kartu kuning pertama yang diterima Enzo Fernandez. Kartu itu menjadi krusial karena Enzo akhirnya diusir wasit setelah memperoleh dua kartu kuning.
Argentina menghadapi Spanyol pada Senin (20/7) dini hari WIB. Pertandingan final itu baru ditentukan melalui gol tunggal Ferran Torres pada babak tambahan.
Torres mencetak gol pada menit ke-106 dan membawa Spanyol menang tipis. Argentina tidak mampu membalas hingga laga berakhir.
Kartu Pertama yang Disayangkan Scaloni
Enzo menerima kartu kuning pertamanya pada menit ke-83 berdasarkan rekaman video pertandingan. Wasit menilai gelandang Chelsea tersebut melakukan diving ketika berbenturan dengan pemain lawan.
Scaloni menilai peringatan pada pelanggaran pertama itu seharusnya tidak perlu diberikan. Meski begitu, ia tidak berusaha memperpanjang perdebatan mengenai keputusan tersebut.
“Saya tidak begitu ingat, tapi saya pikir wasit tidak perlu memberi [kartu kuning] untuk [pelanggaran] yang pertama. Tapi, itu sudah terjadi,” kata Scaloni dalam jumpa pers selepas laga.
| Menit | Peristiwa | Keterangan |
|---|---|---|
| 83 | Kartu kuning Enzo Fernandez | Wasit menilai terjadi diving saat berbenturan dengan lawan |
| 106 | Gol Ferran Torres | Gol tunggal Spanyol pada babak tambahan |
Menurut Scaloni, konteks pertandingan final Piala Dunia membuat keputusan-keputusan semacam itu semestinya dapat dihindari. Ia mengaku telah menyampaikan pandangannya kepada wasit dengan kemampuan bahasa Inggris yang terbatas.
“Saya bicara ke wasit dengan bahasa Inggris seadanya. Maksud saya, ini adalah Piala Dunia dan hal-hal seperti itu mestinya dihindari. Tapi ya, ini semua sudah berakhir,” ucapnya.
Argentina Memilih Menatap ke Depan
Pengusiran Enzo memperberat situasi Argentina dalam laga yang berlangsung ketat hingga babak tambahan. Namun, Scaloni menegaskan bahwa keputusan wasit tidak dapat diulang setelah pertandingan selesai.
Laporan CNN Indonesia menyebut Scaloni memilih menerima hasil yang terjadi ketimbang terus mengungkit insiden kartu kuning tersebut. Fokusnya kini adalah membawa Argentina melewati rasa kecewa setelah gagal menang di final.
“Hari ini kami ada di sisi yang sedih karena tidak menang, tapi kami harus tetap berjalan dan menatap ke depan. Soal Enzo yang diusir, apa lagi yang mesti saya sampaikan?” katanya.
Kekalahan ini menutup perjuangan Argentina di final dengan selisih satu gol. Sementara itu, komentar Scaloni menegaskan bahwa kartu pertama untuk Enzo menjadi salah satu keputusan yang paling ia sesalkan dari pertandingan tersebut.
Source: www.cnnindonesia.com






