Enzo Fernandez Bicara Usai Kartu Merah, Argentina Tumbang di Final Piala Dunia 2026

Enzo Fernandez akhirnya menyampaikan pesan setelah kartu merahnya menjadi salah satu momen penentu kekalahan Argentina dari Spanyol di final Piala Dunia 2026. Gelandang Chelsea itu menegaskan bahwa hasil pertandingan tidak mengubah kebanggaannya membela seragam Albiceleste.

Argentina harus bermain dengan 10 pemain pada fase akhir waktu normal, sebelum akhirnya kalah pada masa perpanjangan waktu. Gol Ferran Torres pada menit ke-106 memastikan Spanyol menang di New Jersey Stadium.

Fernandez menerima kartu kuning kedua setelah melakukan tekel keras kepada bek Spanyol, Pau Cubarsi. Insiden itu terjadi pada menit-menit terakhir waktu normal, ketika laga final masih berlangsung ketat.

MomenWaktuDampak
Enzo Fernandez menerima kartu kuning keduaAkhir waktu normalArgentina bermain dengan 10 pemain
Ferran Torres mencetak golMenit ke-106Spanyol memastikan kemenangan di masa tambahan waktu

Kondisi timpang jumlah pemain membuat Argentina semakin tertekan dalam perpanjangan waktu. Kekalahan itu pun memicu sorotan besar terhadap pelanggaran Fernandez, yang dinilai merugikan tim pada laga paling penting.

Melalui unggahan di Instagram, Fernandez memilih menyoroti makna perjuangan bersama tim nasional ketimbang hanya membahas hasil akhir. Ia menyebut perjalanan Argentina selama bertahun-tahun telah membawa nilai yang lebih besar daripada sekadar kemenangan atau kekalahan.

“Seiring berjalannya waktu, kamu menyadari ada sesuatu yang jauh lebih besar daripada sekadar hasil. Selama bertahun-tahun, tim ini telah mewakili negara kita dengan cara terbaik,” tulis Fernandez.

Pesan itu menjadi responsnya setelah Argentina gagal mempertahankan perlawanan hingga akhir saat menghadapi Spanyol. Fernandez juga menekankan bahwa membela negara menuntut komitmen penuh, termasuk ketika hasil pertandingan tidak sesuai harapan.

“Hal ini mengajarkan bahwa bertanding bukan cuma soal menang, melainkan soal memberikan segalanya demi seragam ini dan tidak pernah menyerah,” lanjutnya. Ia menyatakan selalu menghargai kesempatan menjadi bagian dari tim yang terus bertanding sampai akhir dengan kebanggaan dan kerendahan hati.

Menurut laporan sport.detik.com, kartu merah tersebut datang setelah tekel keras Fernandez kepada Cubarsi. Pemain Argentina itu pun menjadi sasaran kritik karena pengusiran tersebut terjadi ketika timnya masih membutuhkan tenaga penuh untuk menghadapi fase akhir laga.

Namun, unggahan Fernandez tidak berisi pembelaan atas pelanggaran yang membuatnya diusir. Fokus pesannya justru tertuju pada rasa terima kasih kepada para pendukung Argentina yang datang dan memberi dukungan sepanjang turnamen di Amerika Serikat.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua penggemar Argentina. Terima kasih karena selalu ada di sana, mendukung kami di setiap pertandingan, atas kasih sayang kalian, atas dukungan tanpa syarat kalian, dan karena membuat kami merasa seperti di rumah sendiri di mana pun kami berada di dunia ini,” tulisnya.

Fernandez menutup pesannya dengan menegaskan bahwa mengenakan jersey Argentina merupakan kehormatan terbesar dalam kariernya. Ia menyatakan akan tetap memberikan segalanya setiap kali kembali mendapat panggilan untuk memperjuangkan warna negaranya.

Kekalahan di New Jersey Stadium menjadi akhir pahit bagi Argentina di final Piala Dunia 2026. Bagi Fernandez, momen kartu merah itu akan melekat pada laga tersebut, sementara pesannya menunjukkan tekadnya untuk tetap berdiri bersama tim nasional setelah hasil yang mengecewakan.

Source: sport.detik.com
Terkait