Persib Bandung tidak akan memaksakan satu susunan pemain untuk menghadapi jadwal padat Piala Presiden 2026. Pelatih Igor Tolic menyiapkan rotasi besar karena kondisi fisik skuad belum memungkinkan bermain dengan komposisi yang sama setiap tiga hari.
Strategi itu menjadi bagian penting dari persiapan Persib menuju laga pembuka melawan Arema FC. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat pada Sabtu, 25 Juli 2026.
Kebugaran Jadi Perhatian Utama
Memasuki pekan terakhir sebelum turnamen pramusim dimulai, jajaran pelatih Persib memusatkan perhatian pada kebugaran para pemain. Waktu persiapan yang relatif singkat membuat pemantauan kondisi fisik dilakukan setiap hari.
Tolic menyebut tim pelatih bekerja secara intensif untuk membentuk komposisi yang paling siap bertanding. Targetnya bukan sekadar menentukan sebelas pemain utama, melainkan menyiapkan tim yang mampu menjaga performa sepanjang agenda turnamen.
"Kami mencoba yang terbaik untuk membentuk tim terbaik yang memungkinkan. Setiap hari kami mengecek kondisi para pemain. Kami ingin membuat tim yang bagus," kata Tolic seperti dikutip bola.bisnis.com.
Setiap sesi latihan dimanfaatkan untuk melihat perkembangan fisik pemain sekaligus mengukur kesiapan mereka masuk ke kerangka tim. Evaluasi tersebut menjadi dasar bagi pelatih dalam menentukan menit bermain masing-masing pemain.
Rotasi Pemain Menjadi Pilihan
Jadwal pertandingan yang hanya berjarak tiga hari menjadi alasan Persib tidak ingin mengambil risiko dengan memainkan skuad yang sama secara berulang. Tolic menilai situasi saat ini belum sama dengan kondisi tim pada periode kompetisi yang lebih jauh.
"Kami tidak bisa menurunkan tim yang sama untuk bermain setiap tiga hari sekali. Kami bisa saja melakukan itu, mungkin nanti pada bulan September. Tapi untuk saat ini, kami belum bisa," tutur pelatih asal Kroasia tersebut.
Rotasi akan dilakukan dengan pembagian menit bermain yang berbeda-beda. Ada pemain yang berpeluang tampil 45 menit, 60 menit, sementara sebagian lainnya bisa bermain penuh sesuai kebutuhan dan kondisi fisik.
"Jadi, mungkin ada yang bermain 45 menit, 60 menit, atau beberapa pemain bermain penuh. Kami akan banyak melakukan rotasi," ujar Tolic. Kebijakan itu menunjukkan Persib akan memakai Piala Presiden sebagai ruang untuk mengatur beban pemain sebelum memasuki musim kompetisi.
Pemain Muda Dapat Kesempatan
Selain mengejar kesiapan fisik dan performa tim, Persib juga membuka peluang bagi pemain muda untuk mendapat jam terbang. Kehadiran mereka dipandang penting dalam membangun kedalaman skuad yang tetap kompetitif.
Tolic menegaskan kesempatan itu akan dijalankan bersamaan dengan kebutuhan menjaga keseimbangan tim. "Kami juga tentu ingin memberikan kesempatan kepada beberapa pemain muda. Jadi tim nanti akan seimbang," ucapnya.
Laga melawan Arema FC akan menjadi awal bagi Persib untuk menguji rancangan komposisi tersebut. Keputusan mengenai pemain yang tampil akan disesuaikan dengan hasil pemantauan kebugaran hingga menjelang pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat.
