Penyanyi asal Amerika Serikat berdarah Korea Selatan, eaJ, baru saja meluncurkan EP teranyar berjudul ‘1’ melalui Positions Music. Rilisan ini hadir hanya seminggu sebelum penampilannya sebagai headliner di Festival Jazz Prambanan yang berlangsung pada 4 dan 5 Juli 2025. EP ‘1’ dianggap sebagai proyek berani dan sinematik yang menyajikan perjalanan musik yang emosional dan penuh urgensi.
Dalam EP ini, eaJ menunjukkan evolusi musikalitas yang signifikan. Setelah menghadirkan single “Ruin My Life” dan “Merry Go Round,” ia kini menghadirkan sebuah karya yang lebih berani dan penuh ekspresi. Single utama dalam EP ini, “Red”, merupakan anthem yang mendobrak batasan genre. Lagu ini awalnya ditulis untuk gim populer Tencent, Arena Breakout: Infinite, dan diproduseri oleh Jorgen Odegard, yang juga dikenal karena kolaborasinya dengan Justin Bieber di lagu “Holy”. Dalam “Red”, eaJ menampilkan vokal yang penuh intensitas dan aransemen musik yang energetik.
Seiring dengan perilisan EP ini, eaJ juga menjalin kolaborasi dengan The Goods Dept untuk menyelenggarakan acara pop-up merchandise bertajuk “9 LIVES with eaJ,” yang akan diadakan pada 7 Juli 2025 di The Goods Dept Pondok Indah Mall 2. Para penggemar dapat memesan merchandise tersebut mulai 30 Juni hingga 4 Juli 2025. Pengambilan barang akan dilakukan di acara pop-up, memberikan kesempatan bagi penggemar untuk mendapatkan produk eksklusif dan bertemu dengan eaJ.
Salah satu keunggulan dari EP ‘1’ adalah kualitas produksinya yang tinggi. Musik dalam EP ini berani menjelajahi berbagai nuansa, mulai dari intensitas energi dalam “Red” hingga ketenangan dalam lagu penutup berjudul “Pause.” “Pause” hadir sebagai penyeimbang yang menawarkan ruang untuk beristirahat di tengah kekacauan emosi, menciptakan pengalaman mendengar yang kaya dan beragam.
EaJ sendiri telah menjalani tahun 2024 yang cukup padat, dengan tur Asia dan kolaborasi tur stadion bersama Imagine Dragons. Dia juga merilis EP reflektif berjudul “When The Rain Stopped Following Me” yang semakin memantapkan posisinya di industri musik. Melalui EP ‘1’, eaJ tidak hanya menunjukkan kemampuannya sebagai penyanyi tetapi juga sebagai seorang seniman yang memahami dan mengendalikan narasi musiknya sendiri.
Dengan rencana tampil di Festival Jazz Prambanan, eaJ berpotensi memperkenalkan karyanya kepada audiens yang lebih luas. Festival ini menjadi salah satu platform terbesar bagi musisi untuk menampilkan karya mereka ke publik. Tampil di acara sekelas ini tentunya akan menjadi momen yang sangat berharga bagi eaJ dan para penggemarnya.
Sebelum Festival Jazz Prambanan berlangsung, penggemar dan pengamat musik terus menantikan penampilan live eaJ, terutama setelah merilis EP ‘1’. Kehadirannya di panggung festival diyakini akan membawa energi dan semangat baru bagi penggemar musik jazz dan pop di Indonesia. Dengan musik yang kaya dan performa live yang mengesankan, eaJ siap memberikan pengalaman tak terlupakan di acara tersebut.
Perlahan, eaJ membangun nama dan warisannya di industri musik, jelas terlihat dari dedikasinya dalam menciptakan lagu-lagu yang mendalam dan berkesan. Melalui EP ‘1’, ia pun bersiap untuk menyapa lebih banyak penggemar, kali ini dengan semangat dan karya yang penuh eksplorasi.





