Benjamin Sesko, striker muda berbakat asal Slovenia, kini menjadi pusat perhatian dalam bursa transfer musim panas ini. Pemain yang saat ini membela RB Leipzig sedang menjadi incaran dua raksasa Liga Inggris, Manchester United dan Newcastle United, yang ingin memperkuat lini serang mereka menjelang musim baru. Keduanya membutuhkan penyerang murni yang mampu menjawab harapan tim untuk mencetak gol dan meraih hasil maksimal di kompetisi mendatang.
Disebutkan oleh TEAMTalk, manajer Manchester United, Ruben Amorim, mengakui bahwa ketergantungan penuh pada Rasmus Hojlund dan Joshua Zirkzee tidaklah cukup untuk membawa Manchester United bersaing di papan atas Premier League. Di sisi lain, Newcastle tengah mencari pengganti untuk Alexander Isak yang kini diminati oleh Liverpool. Keduanya menilai Sesko sebagai solusi yang tepat untuk meningkatkan kekuatan tim.
Manchester United dan Newcastle diketahui telah melakukan komunikasi dengan RB Leipzig terkait transfer Sesko. Meski demikian, hingga saat ini, MU belum mengajukan tawaran resmi. Mereka telah menyampaikan proyek klubnya kepada Sesko, menunjukkan niat serius untuk menghadirkan sang pemain ke Old Trafford.
Di sisi lain, Newcastle sudah menunjukkan keseriusannya dengan mengajukan tawaran konkret senilai €75 juta, yang setara dengan Rp1,3 triliun, ditambah bonus €5 juta yang sesuai dengan harga yang ditetapkan Leipzig. Meski sempat beredar kabar bahwa Sesko lebih memilih Newcastle, hal tersebut dibantah dengan pernyataan bahwa keputusan akhir belum diambil olehnya.
Fabrizio Romano, seorang jurnalis terkenal, menegaskan bahwa keputusan Sesko akan diambil dalam waktu dekat. Melalui akun X-nya pada 2 Agustus 2025, ia menyampaikan bahwa Newcastle telah memberi tahu Leipzig mengenai kesanggupan mereka untuk memenuhi permintaan, termasuk kesepakatan personal. Sementara itu, Manchester United tetap berada dalam persaingan dan terus melakukan kontak dengan Leipzig serta perwakilan Sesko.
Romano juga menyebutkan bahwa meski Newcastle lebih unggul dalam urusan finansial, Manchester United tidak bisa diremehkan. “Man United masih aktif di belakang layar, mereka terus berkomunikasi dengan pihak Leipzig dan perwakilan Sesko,” ujarnya menekankan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan sang pemain.
Spekulasi semakin meningkat ketika Benjamin Sesko tidak terlibat dalam laga pramusim RB Leipzig melawan Atalanta. Direktur olahraga Leipzig, Marcel Schafer, menjelaskan bahwa beberapa klub menunjukkan minat serius terhadap pemainnya dan keputusan untuk tidak memainkannya diambil berdasarkan situasi yang ada.
Pelatih Newcastle, Eddie Howe, memilih untuk tidak membahas rumor seputar transfer Sesko. Ia menyatakan bahwa fokus klub saat ini adalah mencari pemain berkualitas terbaik, bukan untuk sesuka hati dalam memperebutkan jumlah pemain.
Situasi ini menciptakan ketegangan bagi kedua klub, yang bersaing tidak hanya dalam hal keuangan tetapi juga dalam membangun visi jangka panjang untuk tim. Manchester United, dengan sejarah dan daya tarik besar, berusaha untuk membuktikan bahwa mereka tetap menjadi pilihan utama bagi pemain-pemain terbaik meski dihadapkan dengan kebangkitan Newcastle yang juga mengincar trofi dan kesuksesan di tingkat Eropa.
Dengan kedua klub berkomitmen untuk mendapatkan Sesko, harapan akan transisi cepat dari keputusan sang striker semakin terasa. Sementara itu, publik sepak bola memperhatikan ketegangan ini, menantikan langkah selanjutnya dalam saga transfer yang semakin menarik di bursa transfer musim panas ini.







