Nottingham Forest saat ini tengah melakukan upaya serius untuk mendatangkan dua pemain muda berbakat, Omari Hutchinson dari Ipswich Town dan James McAtee dari Manchester City. Langkah ini merupakan bagian dari strategi ambisius klub untuk memperkuat skuadnya menjelang musim Liga Primer Inggris dan potensi penampilan di kompetisi Eropa musim 2025/26.
Menurut laporan The Athletic yang dikutip oleh jurnalis David Ornstein, Nottingham Forest telah mengajukan tawaran mencapai 35 juta pound sterling (sekitar Rp766 miliar) untuk menggaet Hutchinson. Gelandang muda berusia 20 tahun ini menjadi incaran sejumlah klub lain, termasuk Brentford, klub yang mencari pengganti Bryan Mbeumo. Hutchinson sendiri sebelumnya pernah berkarier di akademi Chelsea sebelum bergabung secara permanen dengan Ipswich Town pada tahun 2024. Penampilan apiknya di Divisi Championship musim lalu membuatnya dianggap sebagai salah satu prospek muda terbaik di Inggris saat ini.
Sementara itu, di lini tengah, Forest juga bergerak cepat untuk mengamankan James McAtee, gelandang serang berusia 22 tahun milik Manchester City. McAtee menjadi target utama klub setelah menampilkan performa impresif saat menjalani masa pinjaman di Sheffield United, dimana ia berhasil mencetak 14 gol dan memberikan delapan assist dalam 75 pertandingan. Football Insider melaporkan nilai transfer McAtee diperkirakan berkisar antara 30 hingga 40 juta euro (sekitar Rp563 sampai 750 miliar). Namun, negosiasi transfer ini menghadapi tantangan karena Manchester City ingin memasukkan klausul pembelian kembali, sebuah klausul yang menjadi kendala bagi Nottingham Forest.
Keinginan McAtee untuk mendapatkan waktu bermain reguler di level tertinggi membuatnya diminati juga oleh klub seperti Leeds United, West Ham United, dan Bayer Leverkusen. Hal ini menambah dinamika dalam proses negosiasi. Bagi Nottingham Forest, kehadiran McAtee diharapkan mampu memperkuat kreativitas dan produktivitas lini tengah yang selama ini menjadi perhatian.
Langkah klub untuk mengamankan jasa Hutchinson dan McAtee merupakan bagian dari upaya memperkuat tim di bawah asuhan pelatih Nuno Espirito Santo. Setelah kehilangan Anthony Elanga ke Newcastle United, Forest berambisi membangun skuad kompetitif yang tak hanya bisa bertahan di Liga Primer Inggris, tetapi juga siap bersaing di level Eropa. Klub juga sudah mendatangkan pemain lain, seperti Dan Ndoye dari Bologna dan duo Brasil Igor Jesus serta Jair Cunha dari Botafogo, yang menunjukkan ambisi besar manajemen Forest.
Meski demikian, perjalanan transfer Hutchinson dan McAtee tidak tanpa hambatan. Persaingan dari Brentford untuk Hutchinson dan tuntutan harga yang tinggi dari Ipswich menjadi salah satu kendala. Sedangkan untuk McAtee, keinginan Manchester City memasukkan klausul pembelian kembali dalam kontrak transfer dinilai kurang menguntungkan oleh Nottingham Forest.
Dengan jendela transfer musim panas yang akan ditutup pada 1 September 2024, Nottingham Forest diharuskan mengambil keputusan cepat agar proses transfer ini bisa selesai tepat waktu. Berhasil atau tidaknya langkah ini sangat menentukan kekuatan tim dalam menghadapi tantangan musim baru, termasuk kembalinya Forest ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya sejak musim 1995/96.
Jika berhasil mendatangkan Hutchinson dan McAtee, Nottingham Forest akan memperkuat skuad dengan dua pemain muda penuh potensi yang dapat menjadi pilar utama di lini serang serta menambah daya saing klub secara signifikan di kancah domestik maupun internasional.







