Rahmad Darmawan Nilai Wajar Thom Haye Pilih Gabung Persib Bandung

Mantan pelatih Timnas U-23 Indonesia, Rahmad Darmawan, menyampaikan pandangannya mengenai keputusan Thom Haye bergabung dengan Persib Bandung di kompetisi BRI Liga 1 musim ini. Menurut Rahmad, pilihan Thom Haye untuk meninggalkan Eropa dan meniti karier di Indonesia adalah hal yang wajar dan masuk akal, mengingat usia sang pemain yang kini memasuki 30 tahun.

Thom Haye memang dikenal sebagai pemain dengan pengalaman panjang, menghabiskan hampir satu dekade berlaga di kompetisi Eredivisie Belanda. Meski demikian, keputusannya pindah ke Persib sempat mendapat beragam tanggapan, terutama terkait apakah ia sudah tepat waktu meninggalkan level liga top Eropa. Rahmad menegaskan, “Menurut saya, itu pilihan yang wajar. Mungkin Thom melihat usianya dan memutuskan langkah yang menurutnya tepat. Tidak ada yang salah dengan itu,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Kualitas Bermain dan Pengaruhnya di Liga Indonesia

Rahmad Darmawan menilai kualitas Thom Haye tetap mumpuni dan dapat memberikan kontribusi besar bagi Persib. “Soal kualitas liga, Haye bisa mengatasinya dengan performa maksimal di setiap pertandingan. Jadi tidak masalah dia bermain di Indonesia,” jelasnya. Musim lalu, Haye menunjukkan konsistensi saat membela Almere City di Eredivisie dengan tampil dalam 29 laga, 25 di antaranya sebagai starter, dan memberikan dua assist.

Kedatangan Haye menambah daftar pemain naturalisasi yang memperkuat kompetisi di Indonesia. Ia menjadi pemain ketiga Timnas Indonesia dari kalangan pemain naturalisasi yang berlaga di Liga 1 musim ini, bersama Rafael Struick (Dewa United) dan Jordi Amat (Persija Jakarta). Kehadiran mereka dinilai turut menaikkan level kompetisi domestik.

Dampak Positif bagi Persib dan Timnas Indonesia

Rahmad menyoroti dua manfaat utama dari transfer ini. Pertama, kehadiran Thom Haye di Super League mampu meningkatkan intensitas dan kualitas pertandingan. Menurut pengamatannya, tiga pertandingan terakhir Persib menunjukkan peningkatan tempo dan daya saing. “Ini indikasi baik untuk kompetisi kita,” terang Rahmad.

Kedua, keputusan Haye memperkuat Persib juga memberikan keuntungan strategis bagi Timnas Indonesia. Menjelang dua laga FIFA Match Day melawan Taiwan pada 5 September dan Lebanon pada 8 September 2025 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, keberadaan Haye yang bermain di Indonesia memudahkan proses adaptasi dan pemulihan fisik.

Rahmad menuturkan, “Waktu pemusatan latihan selalu terbatas, hanya empat hari. Dengan bermain di sini, recovery lebih ideal dan adaptasi bisa lebih baik.” Hal ini dinilai penting untuk memaksimalkan kontribusi pemain naturalisasi dalam skuad Timnas yang tengah menatap pertandingan internasional penting.

Ambisi Persib di Kancah Domestik dan Asia

Kehadiran Thom Haye juga dianggap salah satu simbol ambisi besar Persib Bandung. Klub berlogo Maung Bandung ini tengah mengincar prestasi bukan hanya di level nasional, tetapi juga di pentas Asia. Rahmad menyoroti rekrutmen pemain berkelas seperti Haye dan Federico Barba sebagai langkah nyata peningkatan kualitas tim.

Bobotoh, julukan suporter Persib, pun turut membahas target juara yang semakin realistis dengan komposisi pemain baru yang kuat dan berpengalaman. Thom Haye diharapkan mampu membawa pengalaman dan visi permainan yang matang, sehingga membantu Persib bersaing di Liga 1 hingga ke kompetisi internasional.

Dengan segala pertimbangan tersebut, keputusan Thom Haye merapat ke Persib Bandung dimaknai sebagai langkah yang terukur dan sesuai kebutuhan karier pemain sekaligus memperkaya warna kompetisi Liga Indonesia. Raffmad Darmawan meyakini, kontribusi Haye dalam pertandingan dan pemusatan latihan akan berdampak positif bagi klub dan Timnas Indonesia di masa mendatang.

Berita Terkait

Back to top button