Putri Kusuma Wardhani berhasil mengamankan kemenangan pada set pertama babak 16 besar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis BWF 2025 dengan menaklukkan Tomoka Miyazaki. Pertandingan yang berlangsung di Adidas Arena, Paris, Kamis (28/8/2025) tersebut memperlihatkan dominasi Putri sejak awal set pertama hingga menutupnya dengan skor 21-12 dalam waktu 18 menit.
Performa Putri KW di Set Pertama
Pada set pertama, Putri KW langsung mengambil kendali pertandingan dan menunjukkan permainan yang agresif dan efektif. Unggul jauh dari Tomoka, pebulu tangkis berusia 23 tahun ini mampu mengendalikan ritme permainan dengan baik meskipun menghadapi kondisi lapangan yang lebih berangin. Kondisi ini sebenarnya menjadi tantangan tersendiri untuk pemain dari berbagai negara selama turnamen.
Putri sendiri mengaku menyadari perubahan kondisi tersebut. Ia menyatakan, “Di sini kondisinya agak sedikit berbeda, lapangannya lebih berangin, jadi saya harus lebih save permainannya.” Dengan pendekatan strategi yang lebih aman dan selektif, Putri berhasil memaksimalkan peluang dan menghindari kesalahan yang bisa dimanfaatkan oleh Tomoka.
Rekor Perjumpaan dan Strategi Putri
Dalam sejarah pertemuan dengan Tomoka Miyazaki, Putri KW memiliki catatan yang cukup positif dengan dua kemenangan dan satu kekalahan. Hal ini menjadi modal penting psikologis sekaligus teknis pada pertandingan kali ini. Ditambah dengan hasil pertemuan terakhir mereka di Jepang Open, di mana Putri juga berhasil menang, membuatnya lebih percaya diri di lapangan.
Selain itu, Putri juga mengaku tengah menyiapkan taktik untuk set kedua dan set-set berikutnya dengan memprioritaskan pengendalian permainan dan pengurangan risiko serangan lawan. Ia pun berharap bisa memperpanjang kemenangan dan melaju ke babak perempat final.
Tantangan di Babak Sebelumnya
Lolos ke babak 16 besar tidak diperoleh Putri dengan mudah. Pada babak sebelumnya, 32 besar, ia harus menghadapi perlawanan ketat dari tunggal putri Brasil, Juliana Viana Vieira. Meskipun menang dua gim langsung dengan skor 21-15 dan 21-11, Putri sempat mendapat tekanan dari variasi serangan Juliana, terutama dari bola atas yang penuh variasi seperti setengah smash dan full smash.
Putri mengakui bahwa pada pertandingan tersebut dia sempat tertinggal 11 poin pada gim pertama sehingga harus mengubah pola permainan. “Saya sedikit ganti pola permainan lebih banyak nurunin bola daripada lob untuk menghindari serangan-serangan nya,” ujarnya dalam keterangan resmi dari PBSI. Penyesuaian ini kemudian membantunya meraih kemenangan dengan cukup meyakinkan.
Proyeksi Kejuaraan Dunia BWF 2025
Apabila Putri KW berhasil memastikan kemenangan di babak 16 besar dan masuk ke babak perempat final, ia akan menunggu pemenang antara pertandingan tunggal putri antara Pusarla Venkata Sindhu melawan Wang Zhi Yi. Kedua pemain ini merupakan lawan tangguh yang memiliki kualitas dan pengalaman mumpuni di pentas dunia.
Kejuaraan Dunia BWF 2025 sendiri menjadi ajang bergengsi yang diikuti oleh para pemain bulu tangkis terbaik dunia. Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang mempertahankan atau merebut gelar juara dunia, tetapi juga momentum strategis untuk meningkatkan peringkat dunia maupun persiapan menghadapi Olimpiade dan kejuaraan besar lainnya di musim mendatang.
Dengan performa solid Putri pada set pertama melawan Tomoka, masyarakat dan pecinta bulu tangkis Indonesia berharap tunggal putri muda ini dapat mempertahankan konsistensinya untuk bisa melaju lebih jauh di turnamen tersebut. Selain memikirkan aspek teknik, fokus pada pengelolaan kondisi lapangan dan penyesuaian strategi dinilai menjadi kunci penting dalam perjuangan Putri di turnamen kali ini.




