Putri Kusuma Wardani kini menjadi harapan terakhir Indonesia untuk meraih gelar di Kejuaraan Dunia BWF 2025 setelah dua wakil lainnya gagal melaju dari babak perempat final. Tunggal putra Jonatan Christie dan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi harus angkat koper lebih awal menyusul kekalahan yang mereka alami.
Jonatan Christie kalah dari Kunlavut Vitidsarn asal Thailand dengan skor 14-21, 21-18, 8-21. Sementara itu, ganda putri Febriana/Amallia takluk di tangan pasangan Jepang Rin Iwanaga/Kie Nakanishi dengan skor 15-21, 16-21. Dengan hasil tersebut, fokus tertuju kepada Putri KW yang akan menjalani laga krusial babak semifinal.
Jadwal Pertandingan Putri Kusuma Wardani vs Akane Yamaguchi
Putri KW akan berhadapan dengan tunggal putri Jepang, Akane Yamaguchi, pada babak semifinal yang berlangsung di Adidas Arena, Paris, Sabtu (30/8/2025) pukul 15.20 WIB. Pertemuan ini menjadi momen penting bagi Putri untuk membuktikan kemampuannya di panggung dunia.
“Pertemuan terakhir saya dengan Akane, saya kalah di babak perempat final Indonesia Open 2025. Jadi besok saya harus benar-benar siap secara fisik dan teknis untuk menyerang. Harus siap lebih capek lagi dari hari ini,” ungkap Putri KW.
Sejauh ini, Putri belum pernah menang dalam tiga pertemuan melawan Akane. Dalam dua pertemuan tahun 2023 di Indonesia Open dan China Open, Putri selalu kalah dengan skor cukup meyakinkan. Pertemuan terakhir di Indonesia Open 2025 juga berakhir dengan kekalahan tipis dengan skor 19-21, 20-22.
Motivasi Tinggi Putri KW
Meski demikian, semangat Putri sedang sangat tinggi setelah mengalahkan juara dunia 2019 asal India, Pusarla V. Sindhu. Putri menang melalui pertandingan tiga gim dengan skor 21-14, 13-21, 21-16. Kemenangan ini menjadi tonggak penting karena memutus paceklik medali tunggal putri Indonesia di Kejuaraan Dunia selama satu dekade.
Medali terakhir di sektor tunggal putri Indonesia diraih Lindaweni Fanetri dengan medali perunggu pada edisi 2015 di Jakarta. Sedangkan gelar juara dunia terakhir dari tunggal putri Indonesia adalah emas milik Susi Susanti pada 1993.
“Bisa sampai di sini itu tidak gampang, banyak hal yang saya lakukan dalam diam untuk mengembalikan semuanya lagi,” kata Putri KW dengan penuh keyakinan.
Situasi Semifinal Lain di Kejuaraan Dunia BWF 2025
Di sisi lain, Akane Yamaguchi lolos ke semifinal setelah menyingkirkan pemain dari China, Han Yue, dengan skor telak 21-5, 21-19. Pada semifinal tunggal putri lainnya, An Se Young dari Korea Selatan akan menghadapi Chen Yu Fei dari China.
Sektor tunggal putra mempertemukan Shi Yu Qi dari China melawan Victor Lai dari Kanada, sementara Kunlavut Vitidsarn berhadapan dengan Anders Antonsen dari Denmark.
Untuk sektor ganda putra, pasangan dari Korea Selatan Kim Won Ho/Seo Seung Jae akan melawan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen dari Denmark. Chen Bo Yang/Liu Yu mewakili China akan berhadapan dengan ganda putra India Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.
Di ganda putri, pasangan Jepang Rin Iwanaga/Kie Nakanishi akan melawan Liu Sheng Shu/Tan Ning dari China. Sementara itu, Nami Matsuyama/Chiharu Shida (Jepang) bertemu Pearly Tan/Thinaah Muralitharan asal Malaysia.
Terakhir, di ganda campuran China sudah memastikan satu tim lolos ke babak final lewat laga internal Guo Xin Wan/Chen Fang Hui kontra Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin. Pasangan Malaysia Chen Tang Jie/Toh Ee Wei akan bertanding melawan wakil tuan rumah Prancis Thom Gicquel/Delphine Delrue.
Pertandingan antara Putri Kusuma Wardani dan Akane Yamaguchi diprediksi akan sangat seru dan penuh tekanan, mengingat catatan pertemuan mereka dan hasil menggembirakan yang telah dicapai Putri sejauh ini di BWF 2025. Jika berhasil melewati laga ini, Putri tidak hanya memperpanjang harapan Indonesia di Kejuaraan Dunia, tetapi juga menatap peluang meraih medali yang sudah lama dinantikan publik Indonesia.




