
Tim Paradine Competition semakin mendekati posisi podium setelah memulai balapan dari posisi kedua (P2) pada ajang GT World Challenge Europe (GTWCE) – Endurance Cup di Sirkuit Nurburgring, Jerman. Dalam sesi kualifikasi yang berlangsung selama satu jam, tim yang diperkuat oleh Sean Gelael, Dan Harper, dan Darren Leung ini menunjukkan performa kompetitif di kelas Bronze Cup, meskipun akhirnya harus puas start dari belakang tim Kessel Racing yang menguasai posisi pole.
Performa Mengesankan di Sesi Kualifikasi
Pebalap pertama yang tampil dalam sesi kualifikasi adalah Dan Harper dari Irlandia Utara. Harper langsung mencatatkan waktu terbaik di Q1 dengan lap time 1:54.572, menempatkan Paradine di posisi teratas klasemen Bronze Cup. Waktu Harper ini menjadi modal penting bagi tim, karena penentuan grid start berdasarkan rata-rata waktu tiga pebalap dalam satu tim.
Pada sesi kedua (Q2), Sean Gelael menjalankan tugas meraih waktu terbaik. Meskipun sempat terjadi gangguan hujan yang mempengaruhi kondisi trek, Sean berhasil menorehkan lap time 1:55.689 dan sempat menempati posisi P1 sementara sebelum sesi dihentikan akibat insiden di Turn 1. Setelah sesi dilanjutkan, Sean gagal memperbaiki catatannya, namun secara keseluruhan Paradine masih berada di puncak klasemen dengan rata-rata waktu 1:55.130.
Sesi ketiga (Q3) menjadi giliran Darren Leung. Dengan kondisi trek yang semakin membaik dan bebas hujan, Leung awalnya mencetak waktu 1:55.704 yang menempatkan Paradine kembali di posisi atas. Namun, saat memperbaiki catatannya menjadi 1:55.324, Leung harus rela tergeser oleh Kessel Racing yang mencetak waktu lebih baik 1:55.219, sehingga Paradine turun ke P2.
Persaingan Ketat di Kelas Bronze Cup
Catatan rata-rata waktu Kessel Racing dalam memperebutkan pole position adalah 1:55.164, unggul tipis hanya 0,031 detik atas Paradine Competition yang mencatat 1:55.195. Persaingan ini menunjukkan kualitas dan kesiapan kedua tim dalam menghadapi race 3 Hours of Nurburgring pada hari Minggu, 31 Agustus 2024.
Sementara itu, pole position secara keseluruhan untuk ajang GTWCE di Nurburgring menjadi milik tim WRT 32 dengan BMW M4 GT3, yang membukukan rata-rata 1:54.426. Meskipun begitu, performa Paradine dengan BMW M4 di kelas Bronze Cup sangat menjanjikan untuk peluang meraih podium.
Strategi dan Harapan Tim Paradine
Dengan start dari posisi kedua, Paradine Competition memiliki modal yang cukup kuat untuk berburu posisi podium. Kombinasi pebalap berpengalaman seperti Sean Gelael, yang telah dikenal di dunia balap internasional, serta performa stabil Dan Harper dan Darren Leung, menjadi faktor kunci dalam strategi mereka.
Selain aspek kemampuan pebalap, pengelolaan kondisi trek dan pengaturan strategi pit stop juga akan menentukan hasil akhir balapan. Kondisi trek Nurburgring yang dikenal dinamis serta cuaca yang dapat berubah cepat menuntut kesiapan penuh dari setiap tim.
Jadwal dan Perkiraan Balapan
Race endurance ini akan berlangsung selama tiga jam, menuntut konsistensi dan kerja sama tim yang solid. Selain menjaga kecepatan, tim harus mampu mengelola kecepatan ban dan konsumsi bahan bakar agar bisa bertahan hingga akhir balapan.
Pada balapan sebelumnya, Paradine sempat menunjukkan taringnya dengan menempati posisi terdepan dalam sesi-sesi kualifikasi awal. Hal ini memberi indikasi bahwa persaingan di kelas Bronze Cup akan berlangsung sengit dan terbuka lebar bagi Paradine untuk naik podium.
Dengan potensi dan hasil kualifikasi yang sudah didapatkan, tim Paradine Competition diprediksi akan menjadi salah satu kandidat utama peraih podium dalam balapan 3 Hours of Nurburgring akhir pekan ini. Penggemar balap mobil dapat menantikan aksi seru dari ketiga pebalap yang berjuang menghadirkan hasil terbaik untuk tim mereka.




