Belanda-Prancis Lanjut Surabaya: Perjuangan Calvin Verdonk di Eropa & Timnas

Bek kiri Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, tengah menjalani momen penting dalam karier sepak bolanya dengan keberhasilan transfer ke klub Ligue 1 Prancis, Lille. Pada Senin, 1 September 2025, Verdonk menyelesaikan proses perpindahannya dari NEC Nijmegen ke klub papan atas Prancis tersebut sebelum langsung terbang ke Indonesia guna membela Timnas dalam dua laga uji coba penting.

Calvin Verdonk, 27 tahun, resmi menjadi bagian Lille setelah kedua klub mencapai kesepakatan transfer senilai 3 juta euro atau setara Rp57,9 miliar. Kesepakatan ini menandai langkah besar bagi Verdonk yang sebelumnya berkiprah di Eredivisie bersama NEC Nijmegen. Setelah proses transfer tuntas, Verdonk langsung dijadwalkan menjalani tes medis bersama Lille sebagai tahapan terakhir sebelum menandatangani kontrak resmi.

Jadwal Padat Demi Karier dan Timnas

Verdonk mengaku sudah mempersiapkan jadwal padatnya dengan matang. Pada hari yang sama, setelah laga terakhirnya bersama NEC menghadapi Fortuna Sittard, ia langsung berangkat ke Lille untuk tes medis. Bahkan, ia membawa dua koper sekaligus sebagai persiapan langsung terbang ke Indonesia guna menjalani pertandingan bersama Timnas. "Besok saya akan ke Lille untuk tes medis. Setelah itu, saya harus segera berangkat ke Indonesia untuk laga internasional," ujarnya, mengutip keterangan dari ESPN Belanda.

Keputusan Verdonk untuk langsung bergabung dengan Timnas Indonesia setelah proses transfer selesai menunjukkan komitmen dan perjuangannya untuk berkontribusi pada tim nasional. Ia akan memperkuat Skuad Garuda pada dua pertandingan uji coba melawan Taiwan pada 5 September dan Lebanon pada 8 September 2025 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Persiapan Timnas Jelang Kualifikasi Piala Dunia

Dua laga uji coba ini merupakan bagian dari persiapan krusial Timnas Indonesia menghadapi babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Indonesia sendiri dijadwalkan bertanding melawan tim kuat seperti Irak dan Arab Saudi pada Oktober mendatang. Kehadiran Calvin Verdonk memberikan suntikan kualitas serta pengalaman dari kompetisi Eropa yang tentu sangat berharga bagi tim nasional.

Sebagai bek kiri yang pernah bermain untuk Feyenoord dan kini membela Lille, Verdonk menghadapi tantangan baru untuk meningkatkan performanya. Lille merupakan klub elite di Ligue 1 dan kerap tampil di kompetisi Eropa, sehingga ekspektasi terhadap Verdonk sangat tinggi baik di level klub maupun saat membela Timnas Indonesia.

Langkah Besar dalam Karier Calvin Verdonk

Transfer ke Lille tidak hanya menjadi kemajuan dalam karier klub Verdonk, tetapi juga ajang pembuktian kemampuannya di panggung sepak bola Eropa yang lebih kompetitif. Lille dikenal sebagai klub papan atas Prancis yang kerap bersaing di level tinggi, dan kehadiran Verdonk di tim tersebut bisa membuka peluang bagi dirinya untuk semakin berkembang.

Perjuangan Verdonk juga mencerminkan ambisi yang besar untuk tidak hanya sukses di Eropa, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan bagi sepak bola Indonesia. Dengan status sebagai pemain naturalisasi yang memegang peranan kunci di Timnas, perjalanannya menjadi inspirasi bagi para pemain muda lokal yang bermimpi menembus kompetisi internasional.

Data Transfer dan Jadwal Penting

  1. Nilai transfer: 3 juta euro / sekitar Rp57,9 miliar.
  2. Proses transfer selesai: Senin, 1 September 2025.
  3. Tes medis di Lille: 2 September 2025.
  4. Laga uji coba Timnas Indonesia:
    • Melawan Taiwan, 5 September 2025, Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
    • Melawan Lebanon, 8 September 2025, Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
  5. Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia : Oktober 2025, menghadapi Irak dan Arab Saudi.

Dengan langkah baru yang diambil Calvin Verdonk, sepak bola Indonesia berharap bisa mendapatkan dampak positif dari pengalaman dan kualitas yang dibawa Verdonk langsung dari liga top Eropa. Ini menjadi bukti nyata bahwa pemain kelahiran Belanda yang memilih membela Timnas Indonesia dapat menjadi motor penggerak kemajuan sepak bola nasional di kancah internasional.

Berita Terkait

Back to top button