Los Angeles FC (LAFC), klub sepak bola Amerika Serikat yang berlaga di Major League Soccer (MLS), mengumumkan kabar menggembirakan terkait pemain berdarah campuran Amerika-Indonesia, Adrian Wibowo. Pada jeda internasional bulan September ini, Adrian resmi dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia, demikian pengumuman resmi yang diunggah melalui akun media sosial LAFC.
Pengumuman tersebut menampilkan daftar pemain LAFC yang dipanggil ke tim nasional negara masing-masing, dengan Adrian Wibowo mewakili Indonesia. Dalam unggahan itu, bendera Indonesia juga disertakan sebagai simbol kehadirannya di skuad Tim Garuda. Selain Adrian, LAFC juga mengumumkan beberapa pemain lain yang mendapat panggilan internasional: Mathieu Choiniere dipanggil oleh Timnas Kanada, Son Heung-min ke Korea Selatan, Nathan Ordaz untuk El Salvador, dan Denis Bouanga membela Gabon. Unggahan resmi menegaskan, “Untuk Negara Gabon, El Salvador, Korea Selatan, Kanada, dan Indonesia. 5 pemain kami telah dipilih untuk mewakili negara mereka selama jeda internasional ini.”
Adrian Wibowo merupakan produk asli binaan LAFC yang baru saja menjalani debutnya di tim utama pada musim ini. Pada usia 19 tahun, Adrian telah menorehkan catatan sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang berkarier di MLS. Hal ini menjadi tonggak penting dalam sepak bola Indonesia, seiring dengan berkembangnya kualitas pemain keturunan yang berpotensi memperkuat Timnas Indonesia di kancah internasional.
Dalam sebuah pernyataan, Adrian menyampaikan makna besar dari pencapaiannya ini. “Bagi saya, menjadi orang Indonesia-Amerika pertama yang bermain di MLS sangat menginspirasi orang lain, dan saya mendorong orang lain dengan warisan kita untuk mengejar impian mereka,” tuturnya. Ucapan tersebut mencerminkan harapannya agar kehadirannya dapat memberi motivasi kepada para pesepakbola muda dengan latar belakang multikultural untuk terus berjuang dan berprestasi.
Meski demikian, sampai saat ini belum ada kepastian apakah Adrian akan bergabung dengan skuad Timnas Indonesia U-23 atau langsung masuk dalam tim senior. PSSI sendiri hingga kini belum memberikan konfirmasi resmi terkait panggilan Adrian Wibowo ke Timnas Indonesia. Kepastian tersebut dinantikan untuk mengetahui peran dan kontribusi Adrian dalam tim nasional nantinya.
Adrian Wibowo menjadi contoh konkret bagaimana talenta sepak bola keturunan Indonesia di luar negeri dapat menunjukkan potensi besar dan memberikan opsi baru dalam pembinaan pemain nasional. Kehadirannya di MLS sekaligus memberi nilai tambah dalam dunia sepak bola Indonesia, terutama dalam mengembangkan generasi baru pemain yang memiliki pengalaman internasional.
Dengan raihan ini, publik sepak bola Indonesia tengah menantikan langkah berikut Adrian bersama Timnas. Apakah dia akan segera bergabung dan memperkuat skuad Garuda dalam pertandingan internasional mendatang, serta bagaimana performanya di lapangan, menjadi sorotan utama bagi fans dan pengamat sepak bola nasional.
Berikut ini ringkasan data penting terkait pemanggilan pemain LAFC di jeda internasional September:
1. Adrian Wibowo – Timnas Indonesia
2. Mathieu Choiniere – Timnas Kanada
3. Son Heung-min – Timnas Korea Selatan
4. Nathan Ordaz – Timnas El Salvador
5. Denis Bouanga – Timnas Gabon
Kehadiran Adrian Wibowo di MLS juga menunjukkan bahwa klub-klub Amerika Serikat semakin terbuka dalam mengembangkan pemain dari berbagai latar belakang etnis dan nasionalitas. Hal ini dapat berdampak positif terhadap perkembangan sepak bola di Indonesia, terutama saat pemain-pemain keturunan seperti Adrian mendapatkan peluang tampil di kompetisi kelas dunia.
LAFC sebagai klub yang memberikan ruang bagi Adrian untuk berkembang di level profesional tampak sangat mendukung kiprahnya. Ke depan, keberhasilan Adrian juga akan dijadikan referensi penting bagi PSSI dalam mengoptimalkan potensi pemain keturunan diaspora sebagai bagian dari strategi jangka panjang pengembangan sepak bola nasional.





