Big match BRI Super League 2025/26 antara PSM Makassar melawan Persija Jakarta akan menjadi momen krusial bagi Pasukan Ramang yang tengah berupaya bangkit dari periode sulit. Laga yang berlangsung di Stadion BJ Habibie, Parepare pada Minggu (21/9) malam pukul 20.00 WIB ini bukan hanya soal perebutan poin, tetapi juga harga diri dan rasa gengsi antara kedua tim yang memiliki rivalitas panjang.
Tekanan Berat bagi PSM Makassar
PSM Makassar memasuki laga ini dengan beban besar. Mereka menjadi satu-satunya tim yang belum meraih kemenangan di awal musim BRI Super League 2025/26. Dalam empat pertandingan terakhir, tim berjuluk Juku Eja ini gagal mendapatkan tiga angka dan kini terdampar di posisi ke-18 klasemen sementara, dengan catatan buruk tanpa kemenangan. Kekalahan terakhir mereka dari Persita Tangerang dengan skor 1-2 menambah tekanan dan menyulitkan moral tim.
Menurut pelatih PSM, Bernardo Tavares, sejumlah masalah teknis dan emosional menjadi kendala utama dalam penampilan timnya. “Kami banyak membuang-buang waktu di lapangan tengah, padahal di latihan tidak seperti ini. Kami tidak mengontrol emosi. Kami sudah membahas ini sebelum pertandingan,” ujarnya. Kondisi ini menunjukkan kebutuhan mendesak untuk evaluasi dan perbaikan agar tim bisa segera bangkit menghadapi lawan kuat seperti Persija.
Persija Jakarta Unggul dengan Catatan Gemilang
Sementara itu, Persija Jakarta datang dengan performa lebih stabil dan membanggakan. Macan Kemayoran belum terkalahkan hingga pekan keenam, dengan raihan tiga kemenangan serta dua hasil imbang, menjadikan mereka penghuni posisi kedua klasemen sementara dengan 11 poin. Tim asuhan Mauricio Souza ini menunjukkan konsistensi dan semangat juang tinggi sejak awal musim, sehingga di atas kertas mereka lebih diunggulkan dalam pertandingan kali ini.
Keberhasilan Persija menjaga catatan tak terkalahkan menambah kepercayaan diri skuadnya menjelang kunjungan ke kandang PSM. Namun, mereka tetap diingatkan untuk mewaspadai motivasi tinggi tuan rumah yang bertekad meraih kemenangan perdana di hadapan pendukung sendiri.
Suporter dan Atmosfer Laga
Panitia pelaksana pertandingan telah menyiapkan 7.400 lembar tiket untuk lima kategori penonton, mulai dari Tribun Terbuka Utara/Selatan seharga Rp90 ribu hingga VVIP Rp350 ribu. Penjualan tiket bisa dilakukan secara online dan penukaran tiket tersedia di Official Store PSM Makassar di Jalan Balaikota serta langsung di area Stadion BJ Habibie pada H-1 serta hari pertandingan.
Dukungan suporter diyakini akan menjadi faktor penting yang membantu semangat juang PSM. Atmosfer panas dan penuh rivalitas klasik antara Pasukan Ramang dan Macan Kemayoran selalu menjadi magnet bagi pecinta sepak bola di tanah air. Stadion BJ Habibie yang dipilih menjadi venue juga diharapkan mampu menghadirkan gelombang dukungan maksimal bagi PSM.
Rekam Jejak Pertemuan Terakhir
Rivalitas kedua tim dalam lima pertemuan terakhir menunjukkan persaingan yang ketat dan hasil yang cukup seimbang:
- 23/2/25 – PSM Makassar 1-0 Persija Jakarta
- 29/9/24 – Persija Jakarta 1-1 PSM Makassar
- 3/11/23 – PSM Makassar 2-3 Persija Jakarta
- 3/7/23 – Persija Jakarta 1-1 PSM Makassar
- 25/1/23 – Persija Jakarta 4-2 PSM Makassar
Data ini menggambarkan pertandingan yang biasanya berlangsung sengit dan sulit diprediksi. Kemenangan PSM di laga terakhir kontra Persija lebih dari setahun lalu menambah keyakinan bahwa mereka dapat kembali meraih hasil positif dengan dukungan penuh suporter.
Big match ini merupakan panggung penting bagi PSM untuk membuktikan bahwa mereka mampu keluar dari tren negatif. Sedangkan bagi Persija, menjaga rekor tak terkalahkan sekaligus mengukir kemenangan tandang akan memperkokoh posisi mereka di papan atas klasemen. Semua mata pecinta sepak bola Indonesia akan tertuju pada pertandingan ini, yang sarat akan rivalitas, gengsi, dan ambisi dari kedua tim.




