
Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti berhasil melaju ke babak kedua Korea Open 2025 usai menyingkirkan pasangan asal Hong Kong, Lui Lok Lok dan Tsang Hiu Yan. Dalam pertandingan yang berlangsung di Suwon, Korea Selatan, Apri/Fadia menang dengan skor 21-18 dan 21-6 dalam dua gim langsung tanpa kesulitan berarti.
Adaptasi Permainan Setelah Lama Tak Berpasangan
Meski berhasil menang, Apriyani dan Fadia mengakui bahwa atmosfer pertandingan masih perlu mereka adaptasi kembali setelah cukup lama tidak tampil bersama dalam turnamen resmi. Keduanya tetap menyempatkan latihan bersama, namun kekompakan dalam situasi tanding resmi menjadi fokus utama agar permainan bisa optimal.
Apriyani menuturkan, "Hari ini kami mencoba mengembalikan hawa pertandingan supaya kami lebih siap dengan pola yang mau dimainkan." Penyesuaian ini sangat penting agar strategi yang sudah dipersiapkan dapat berjalan mulus di pertandingan-pertandingan berikutnya.
Di gim pertama, Apri/Fadia masih mencoba menguji kekuatan pukulan sambil mengenali pola permainan lawan. Fadia menambahkan, "Di gim pertama kami masih coba ‘ngenakin’ pukulan tapi memang pasangan Hong Kong ketika dikasih angin bisa lumayan meladeni kami. Di gim kedua kami langsung menekan dan tidak mengendurkan lagi serangan."
Tantangan Berat di Babak Kedua
Langkah Apri/Fadia di babak kedua akan menghadapi ujian yang lebih berat. Mereka dijadwalkan bentrok dengan unggulan ketiga sekaligus wakil tuan rumah, Lee So Hee dan Baek Ha Na. Melawan pemain dengan level yang lebih tinggi ini membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan konsistensi permainan yang prima.
Apriyani mengungkapkan kesiapan menghadapi lawan tersebut, "Lusa kami melawan Lee So Hee/Baek Ha Na, andalan tuan rumah. Kami harus siap capek, fisik maupun mental. Itu yang harus disiapkan." Pengalaman pertemuan sebelumnya dengan pasangan lawan juga akan menjadi modal penting bagi duet Indonesia ini.
"Konsistensi permainan juga harus diperlihatkan. Kami sudah beberapa kali bertemu mereka dan pernah menang. Pengalaman itu yang akan jadi modal kami," ujarnya menambahkan.
Persiapan Matang Menjelang Turnamen
Apri/Fadia tidak hanya mengandalkan pengalaman, tetapi juga persiapan latihan yang matang. Selama satu minggu terakhir, mereka rutin melakukan sparring bersama pemain pelatnas lain, termasuk ganda putra dan ganda campuran pratama. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kecepatan reaksi mereka di lapangan.
Fadia menjelaskan, "Seminggu kemarin persiapan kami cukup bagus. Kami beberapa kali melakukan sparring dengan ganda putra dan ganda campuran pratama di pelatnas."
Dengan modal latihan intensif dan pengalaman bertanding, pasangan ini optimistis dapat memberikan perlawanan sengit pada babak berikutnya. Dukungan publik dan peluang yang semakin besar dari hasil kerja keras diharapkan bisa membawa mereka melaju lebih jauh dalam turnamen bergengsi tersebut.
Korea Open 2025, yang menjadi salah satu ajang penting dalam kalender BWF World Tour, menyajikan persaingan ketat di sektor ganda putri. Kehadiran Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti sebagai wakil Indonesia menambah semarak para pesaing yang ingin meraih prestasi gemilang di sana. Babak kedua yang segera berlangsung menjadi ujian sesungguhnya bagi mereka dalam menjaga konsistensi dan performa terbaik di tengah persaingan kompetitif.




