Persija Jakarta bertekad bangkit saat menjalani laga tandang melawan Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri, Minggu (28/9/2025). Pelatih Persija, Mauricio Souza, optimistis anak asuhnya mampu mencuri poin dari tim tuan rumah meskipun dihadapkan pada lawan yang sedang dalam performa terbaiknya.
Persija datang ke pertandingan ini dengan motivasi tinggi usai mengalami dua laga tanpa kemenangan. Kondisi tersebut menjadi “teguran” bagi seluruh elemen tim, mulai dari pelatih hingga pemain, untuk segera memperbaiki performa. Menghadapi Borneo FC yang tengah berada di puncak klasemen dan menjalani lima kemenangan beruntun, Persija memanfaatkan jeda seminggu sebelumnya untuk mematangkan persiapan.
Mauricio menyampaikan dalam konferensi pers pra-laga bahwa timnya melakukan persiapan matang selama sepekan. Ia menyebut fokus utama latihan diberikan pada penguatan sistem pertahanan sekaligus pengasahan kreativitas serangan. “Kami menjalani persiapan yang baik selama satu minggu terakhir. Kami tahu bermain di Samarinda tidak akan mudah, tetapi kami percaya bisa meraih hasil positif,” ujarnya.
Pelatih asal Brasil ini juga mengakui bahwa Borneo FC merupakan lawan yang tidak mudah dikalahkan. Selain bermain di kandang sendiri, Borneo dikenal memiliki pertahanan kokoh dan gaya permainan yang mengandalkan serangan balik cepat serta kekuatan fisik yang kuat. “Borneo adalah tim dengan pertahanan yang sangat solid. Mereka cenderung bermain menunggu dan mengandalkan serangan balik cepat, ditambah kekuatan fisik yang mumpuni,” jelas Mauricio.
Kondisi tersebut membuat pertandingan diprediksi berlangsung sengit. Borneo FC tidak hanya kuat di kandang, tetapi juga dalam performa konsisten di setiap laga tandang. Keandalan mereka dalam menjaga kemenangan membuat Persija harus tampil dengan fokus penuh. Mauricio berharap para pemain Persija tidak terpengaruh dengan tekanan yang ada dan mampu menunjukkan kualitas terbaik selama pertandingan.
Sampai menit ke-37 pertandingan berlangsung dengan skor imbang 0-0. Kedua tim sama-sama berusaha mencari celah untuk membuka keunggulan. Borneo FC berupaya mempertahankan soliditas pertahanan dan daya serang cepat, sementara Persija mencoba mengimplementasikan taktik yang sudah dipersiapkan agar dapat menyentuh gawang lawan.
Target utama Persija dalam laga ini adalah meraih poin sekaligus memutus tren negatif yang mengiringi dua pertandingan sebelumnya. Kepercayaan diri dari hasil latihan dan strategi yang matang menjadi modal untuk meredam dominasi Borneo FC. Mauricio menegaskan, “Kami memiliki tekad untuk menampilkan permainan terbaik dan berusaha meraih hasil maksimal.”
Laga ini menjadi ujian nyata bagi Persija mengingat posisi mereka yang ingin terus mengejar ketertinggalan di papan klasemen. Di sisi lain, Borneo FC juga menegaskan dominasi sebagai salah satu tim kuat Liga Indonesia musim ini. Pertandingan ini diharapkan menjadi tontonan menarik dengan kualitas sepak bola yang tetap terjaga.
Dengan persiapan matang dan semangat juang tinggi, Persija membuktikan bahwa meskipun menghadapi tim yang sedang on fire seperti Borneo FC, mereka masih percaya diri untuk berburu poin penting. Laga yang masih berjalan ini menjadi momentum bagi Persija dalam membalikkan keadaan dan memperbaiki posisi di klasemen Liga Indonesia musim 2025.
Src: https://www.suara.com/bola/2025/09/28/193932/hasil-borneo-fc-vs-persija-mauricio-souza-pede-tak-mudah-tapi-bisa?page=all





