Indra Sjafri resmi ditunjuk oleh PSSI sebagai pelatih timnas Indonesia U22 untuk menghadapi SEA Games 2025, sementara nasib Gerald Vanenburg sebagai pelatih timnas U23 tetap aman sesuai kontrak yang berlaku. Penunjukan Indra Sjafri ini menimbulkan pertanyaan mengenai posisi Vanenburg, terutama setelah adanya kabar bahwa ia tidak akan memimpin timnas di ajang SEA Games mendatang.
Wakil Ketua Umum PSSI, Zainuddin Amali, menegaskan bahwa kontrak Vanenburg tetap berlaku sampai waktunya habis. “Coach Gerard dikontrak oleh PSSI, dia sebagai pelatih timnas U23. Dan itu tetap, nasibnya tetap sampai dengan berakhirnya kontrak,” ujar Amali dalam jumpa pers di Jakarta pada Senin lalu. Pernyataan ini memperjelas bahwa Vanenburg masih dipercaya memegang peran pelatih timnas U23 meskipun tidak ditunjuk untuk SEA Games.
Vanenburg mulai mengasuh timnas U23 sejak Januari 2025. Selama masa kepelatihannya, tim yang ia tangani sempat mencapai final Piala AFF U23 2025 meskipun gagal lolos ke putaran final Piala Asia U23 2026. Catatan ini menunjukkan hasil yang cukup baik, namun belum memuaskan seluruh stakeholder sepak bola Indonesia.
Di sisi lain, Indra Sjafri memiliki rekam jejak yang kuat dalam melatih tim nasional kelompok umur. Ia pernah membawa timnas U22 meraih medali emas SEA Games 2023, serta sukses memimpin timnas U19 menjuarai Piala AFF U19 pada 2013 dan timnas U22 merebut gelar Piala AFF U22 pada 2019. Prestasi ini menjadi salah satu alasan utama mengapa PSSI mengandalkan Indra Sjafri untuk menghadapi SEA Games 2025.
Menurut Amali, pengalaman Indra Sjafri dalam ajang multi cabang olahraga juga menjadi pertimbangan penting. “SEA Games ini sangat berbeda, nuansa dan atmosfernya, dan publik sangat berharap betul tentang kembalinya medali emas lagi. Itulah salah satu pertimbangan dari PSSI,” jelas Amali. Hal ini menunjukkan bahwa PSSI ingin memanfaatkan keahlian Indra untuk mengembalikan prestasi tertinggi di ajang tersebut.
Penunjukan Indra Sjafri sekaligus memperlihatkan strategi PSSI dalam membagi fokus dan tugas di antara pelatih timnas kelompok umur. Vanenburg tetap menjadi pelatih resmi untuk timnas U23 dengan kontrak yang berjalan, sementara Indra dipercaya untuk membidani tim U22 dalam kompetisi SEA Games yang memiliki karakteristik dan tekanan berbeda.
Dengan pengelolaan seperti ini, PSSI berharap bisa memaksimalkan peluang timnas Indonesia di level regional dan kontinental. Indra Sjafri diharapkan mampu mengulang kesuksesan medali emas yang pernah diraih pada SEA Games sebelumnya. Sedangkan Vanenburg bisa fokus mengembangkan penggawa U23 agar siap menghadapi turnamen-turnamen lain yang menjadi target nasional.
PSSI memang menunjukkan sikap profesional dengan menghormati kontrak Vanenburg, sekaligus mengambil langkah strategis untuk meningkatkan peluang di SEA Games lewat Indra Sjafri. Kondisi ini menggambarkan bagaimana manajemen federasi mengatur pembinaan timnas U23 dan U22 secara terpisah namun saling mendukung.
Data dan pernyataan resmi dari PSSI menjadi acuan utama keputusan ini, yang juga dipandang sebagai upaya membangun fondasi jangka panjang bagi sepak bola Indonesia di level muda. Dukungan publik pun menjadi harapan besar bagi kedua pelatih dalam menjalankan tugasnya masing-masing guna mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Src: https://bola.bisnis.com/read/20250929/398/1915770/indra-sjafri-tangani-timnas-indonesia-di-sea-games-bagaimana-nasib-vanenburg/All





