
Alejandro Garnacho menunjukkan komitmennya untuk membantu Chelsea meraih kemenangan tanpa harus berbicara negatif tentang mantan klubnya, Manchester United. Pemain sayap asal Argentina tersebut baru saja menjalani debut yang menjanjikan bersama Chelsea di Liga Champions 2025/2026, dengan kontribusi nyata dalam kemenangan penting melawan Benfica.
Garnacho resmi bergabung dengan Chelsea pada bursa transfer musim panas 2025 setelah memutuskan meninggalkan Manchester United. Keputusannya didasari pada kondisi di mana dirinya merasa tidak mendapatkan tempat utama dalam skuad yang diasuh oleh manajer Ruben Amorim. Transfer ini menjadi langkah penting dalam karier Garnacho yang selama empat tahun sebelumnya membela MU.
Dalam pertandingan kedua Liga Champions musim ini, Garnacho dipercaya menjadi starter dan tampil selama 61 menit. Aksinya pada menit ke-18 memberikan dampak signifikan, yakni umpan datar yang diterima gelandang Benfica Ricardo Rios berujung pada gol bunuh diri. Gol tersebut menjadi satu-satunya yang menentukan menangnya Chelsea dengan skor tipis 1-0. Peran Garnacho yang ikut andil dalam gol ini menandai awal yang positif di klub barunya.
Selepas laga, Garnacho mengungkapkan rasa bahagia bisa kembali bermain secara reguler dan membantu tim meraih tiga poin berharga. Namun, ketika wartawan TNT Sports menanyakan perihal kesulitan yang dialaminya semasa membela Manchester United, Garnacho memilih untuk tidak mengungkapkan hal-hal negatif. “Saya senang bisa bermain lagi setelah melewati masa-masa sulit. Saya tidak akan mengatakan yang buruk-buruk soal Manchester United. Kini saya fokus ke depan,” ujarnya.
Data dari Sofa Score menunjukkan bahwa selama memperkuat Manchester United antara 2021 hingga 2025, Garnacho tampil sebanyak 147 pertandingan dengan catatan 27 gol dan 20 assist. Meski performanya di MU cukup impresif, ia menghadapi persaingan ketat di posisi sayap sehingga tidak mampu mempertahankan slot utama secara konsisten.
Memasuki musim baru bersama Chelsea, Garnacho belum mampu mencetak gol maupun assist dalam empat pertandingan pertamanya. Namun, penampilannya melawan Benfica menjadi bukti bahwa ia mulai menyesuaikan diri dengan gaya permainan tim dan bisa memberikan kontribusi berarti. Peluang untuk semakin menunjukkan kualitasnya terbuka lebar di bawah arahan manajer Ruben Amorim.
Kepindahan Garnacho dari MU ke Chelsea merupakan bagian dari dinamika kompetisi di Liga Premier Inggris, di mana pemain muda dituntut kreatif dan adaptif demi mendapatkan menit bermain yang optimal. Sikap profesional dan fokus Garnacho pada masa depan menjadi contoh bagaimana seorang pemain handal menjaga hubungan baik meski pernah membela klub rival.
Dengan dukungan penuh dari pelatih dan rekan setim baru, Garnacho diprediksi akan terus berkembang dan membantu Chelsea meraih prestasi lebih tinggi, baik di kompetisi domestik maupun Eropa. Situasi ini juga menunjukkan bagaimana transfer pemain antar klub besar selalu menyimpan cerita menarik tentang perjalanan karier dan pilihan seorang atlet profesional.
Src: https://www.medcom.id/olahraga/liga-champions/xkED5nxb-bantu-chelsea-menang-garnacho-ogah-bicara-buruk-tentang-manchester-united?page=all





