LOSC Lille berhasil meraih kemenangan dramatis dengan skor 1-0 atas tuan rumah AS Roma dalam laga lanjutan Liga Eropa yang berlangsung di Stadion Olimpico, Roma, Jumat (3/10) dini hari WIB. Keberhasilan tim asal Prancis ini tidak lepas dari penampilan gemilang kiper muda mereka, Berke Ozer, yang menjadi pahlawan dengan melakukan penyelamatan krusial dari tiga tendangan penalti para pemain AS Roma.
Gol Awal dan Keunggulan Lille
Pertandingan baru berjalan enam menit, ketika Arnar Haraldsson membawa Lille unggul melalui satu gol cepat. Dengan keunggulan tersebut, Lille mampu mempertahankan tekanan dari sang tuan rumah sepanjang babak pertama dan kedua hingga akhirnya skor tidak berubah. Hal ini membuat kemenangan Lille semakin spesial, apalagi didukung oleh spektakuler penyelamatan Berke Ozer di momen-momen genting.
Tiga Penalti Beruntun yang Tertahan Berke Ozer
Ketegangan semakin memuncak pada menit ke-80 saat wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran handball yang dilakukan oleh Aissa Mandi di area penalti Lille. Artem Dovbyk, pemain pengganti AS Roma yang maju sebagai eksekutor, gagal mencetak gol karena tendangannya berhasil ditepis oleh Berke Ozer. Namun, wasit Erik Lambrechts memerintahkan eksekusi ulang penalti setelah VAR meninjau posisi bek Romain Perraud yang dianggap memasuki area penalti terlalu cepat saat penyelamatan itu berlangsung.
Saat tendangan penalti diulang, Ozer kembali tampil heroik dengan menggagalkan tendangan Dovbyk yang kedua kalinya. Patut dicatat, dalam eksekusi ini Berke Ozer dianggap melangkah lebih awal dari yang diizinkan, namun ia tetap berhasil menghentikan bola dengan baik. Penalti ketiga langsung dipercayakan kepada Matias Soule, namun kali ini aksi brilian kiper internasional Turki itu kembali mengagalkan peluang Roma untuk menyamakan skor.
Komentar Pelatih AS Roma Gian Piero Gasperini
Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, menyatakan kekagumannya terhadap situasi unik yang terjadi dalam pertandingan tersebut. "Saya belum pernah melihat tiga penalti yang gagal dalam satu pertandingan. Itu adalah situasi yang hampir unik dan acak, yang pada akhirnya membahayakan hasil pertandingan," ucap Gasperini memberikan pandangannya mengenai kegagalan berturut-turut dari titik putih.
Dampak Penampilan Berke Ozer
Penampilan luar biasa Berke Ozer menjadi sorotan utama dalam laga ini. Tidak hanya berhasil menjaga gawang Lille tetap perawan pada saat-saat penting, tetapi juga meningkatkan moral dan keyakinan tim untuk mempertahankan keunggulan hingga wasit mengakhiri pertandingan. Gol cepat Lille yang dihasilkan Arnar Haraldsson serta penyelamatan penalti ganda dari Ozer adalah faktor krusial keberhasilan tim Prancis meraih kemenangan tandang penting di markas lawan yang kuat.
Sebagai kiper muda yang memiliki potensi besar, performa gemilang Berke Ozer ini dapat menjadi momentum penting dalam karir profesionalnya. Melalui laga ini, Ozer membuktikan kemampuan refleks, ketenangan, serta mental baja dalam menghadapi situasi tekanan tinggi, yang merupakan kualitas utama seorang penjaga gawang kelas dunia.
Statistik Penalti dalam Pertandingan
- Penalti pertama: Artem Dovbyk – gagal (penyelamatan oleh Berke Ozer)
- Penalti kedua (eksekusi ulang): Artem Dovbyk – gagal (penyelamatan dan langkah terlalu awal oleh Ozer)
- Penalti ketiga: Matias Soule – gagal (penyelamatan oleh Berke Ozer)
Kemenangan Lille atas Roma ini semakin memperkuat posisi mereka di kompetisi Liga Eropa musim ini dan menjadi bukti perjuangan keras seluruh pemain serta staf pelatih. Dengan ketangguhan lini belakang dan kemampuan gemilang Berke Ozer di bawah mistar gawang, Lille menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar tim pelengkap, melainkan pesaing serius dalam ajang bergengsi tersebut.
Source: mediaindonesia.com





