Media Inggris Ragukan Arab Saudi, Indonesia Dinilai Punya Strategi Menang Lagi

Duel antara Timnas Indonesia melawan Arab Saudi di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia menjadi perhatian media internasional, khususnya media Inggris Sports Mole. Media ini mengaku kesulitan memprediksi pemenang karena kedua tim sama-sama memiliki keunggulan dan potensi yang bisa menentukan hasil akhir pertandingan.

Sports Mole menyoroti bahwa Arab Saudi memang unggul dari segi pengalaman dengan enam kali penampilan di Piala Dunia. Namun, Indonesia tidak bisa disepelekan setelah berhasil mencatat dua hasil positif dalam pertemuan terakhir dengan The Green Falcons. Pada ronde ketiga, Indonesia menahan imbang Arab Saudi 1-1 di Jeddah dan secara mengejutkan menang 2-0 di kandang sendiri, sebuah prestasi yang belum pernah dicapai sebelumnya.

Pertandingan ini digelar di King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Kamis 9 Oktober 2025 pukul 00.15 WIB dan menjadi laga pembuka Grup B babak keempat bersama Irak. Menurut Sports Mole, kemenangan Indonesia pada pertemuan terakhir memberi mereka modal penting untuk menghadapi Arab Saudi, menunjukkan bahwa skuad Garuda sudah mengetahui cara untuk mengatasi lawan yang secara tradisional lebih kuat.

Prediksi Sports Mole dan Faktor Sulitnya Perkiraan

Dalam prediksinya, Sports Mole mengestimasi pertandingan akan berlangsung sangat ketat dan penuh tekanan. Meskipun peluang kedua tim nyaris seimbang, mereka sedikit mengunggulkan Arab Saudi dengan skor 2-1. Alasannya, pengalaman tampil di turnamen besar dan kedalaman skuad Saudi lebih unggul secara teori.

Namun demikian, Indonesia berpeluang menciptakan kejutan jika mampu menjaga konsistensi permainan seperti yang ditunjukkan pada laga kandang sebelumnya. Pelatih Patrick Kluivert pun sudah menekankan bahwa mentalitas menjadi kunci utama menghadapi Arab Saudi, bukan hanya aspek taktik semata.

Ada beberapa faktor yang membuat prediksi hasil laga menjadi sulit:

  1. Peningkatan Performa Indonesia: Di bawah arahan Kluivert, Indonesia menunjukkan kemajuan signifikan. Kehadiran pemain yang berkarier di luar negeri seperti Thom Haye, Maarten Paes, dan Ragnar Oratmangoen menambah kekuatan dan variasi permainan tim.

  2. Ketidakstabilan Arab Saudi: Setelah pergantian pelatih, Arab Saudi masih mencari komposisi terbaik terutama di lini depan, dan dalam beberapa pertandingan terakhir kerap kehilangan keunggulan.

  3. Faktor Non-Teknis: Cuaca panas di Jeddah dan tekanan suporter tuan rumah menjadi tantangan bagi Indonesia. Namun, pengalaman menghadapi tekanan serupa di babak ketiga memberikan kepercayaan diri untuk bertahan mental.

Rekam Jejak Pertemuan Indonesia vs Arab Saudi

Sejarah pertemuan kedua tim menunjukkan dominasi Arab Saudi dalam sebagian besar laga, namun Indonesia mulai menggeser tren tersebut. Berikut beberapa catatan penting pertemuan keduanya:

  1. Indonesia 1–1 Arab Saudi – Kualifikasi Olimpiade 1984
  2. Arab Saudi 3–0 Indonesia – Kualifikasi Olimpiade 1984
  3. Indonesia 0–2 Arab Saudi – Asian Games 1986
  4. Arab Saudi 4–1 Indonesia – Persahabatan 1996
  5. Arab Saudi 1–1 Indonesia – Persahabatan 1997
  6. Arab Saudi 1–1 Indonesia – Kualifikasi Piala Dunia 2026
  7. Indonesia 2–0 Arab Saudi – Kualifikasi Piala Dunia 2026

Dua hasil terakhir ini menunjukkan bahwa Garuda bukan hanya mampu menahan, tetapi juga mengalahkan tim Arab Saudi yang selama ini dianggap lebih tangguh.

Informasi Penting Lainnya

Pertandingan yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah ini menjadi perhatian luas. Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) bahkan mengumumkan bahwa tiket laga sudah habis terjual (sold out), menunjukkan antusiasme besar dari suporter tuan rumah. Di sisi lain, penayangan langsung dapat diakses melalui RCTI serta streaming di RCTI+ dan Vision+, sehingga penggemar sepak bola Indonesia dapat menyaksikan secara langsung perjuangan tim Garuda.

Dengan berbagai dinamika tersebut, pertandingan ini tidak hanya menjadi ajang penentuan nasib di babak kualifikasi tetapi juga ujian bagi kemampuan dan mental Timnas Indonesia dalam melawan negara yang lebih berpengalaman di kancah dunia. Peluang menang masih terbuka lebar selama Garuda mempertahankan performa dan disiplin seperti yang sudah ditunjukkan dalam pertandingan terakhir.

Source: www.viva.co.id

Exit mobile version