Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Thom Haye Beri Respon Tegas

Gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, menyampaikan kekecewaannya secara mendalam setelah skuad Garuda dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Kegagalan ini menjadi pukulan berat bagi tim yang telah berjuang keras melalui babak kualifikasi zona Asia.

Thom menulis di akun Instagram pribadinya pada Senin (13/10/2025) bahwa sulit menemukan kata yang tepat untuk menggambarkan perasaan sedih tersebut. Ia mengungkapkan bahwa timnas sudah berjuang dengan sepenuh hati demi mengejar mimpi tampil di Piala Dunia, namun nasib berkata lain kali ini. “Rasanya sangat menyakitkan,” ungkap pemain Persib Bandung tersebut.

Meskipun gagal, Thom tetap menekankan bahwa perjuangan timnas meninggalkan kebanggaan tersendiri bagi bangsa Indonesia. Ia menyatakan bahwa di balik rasa sakit tersebut, ada kebanggaan untuk bangsa yang berani bermimpi besar, berdiri teguh menghadapi berbagai rintangan, dan membuktikan bahwa hal-hal yang terlihat mustahil bisa dicapai dengan kerja keras. Pernyataan ini menunjukkan optimisme dan semangat juang yang hendak terus dipupuk oleh para pemain dan pendukungnya.

Indonesia menyudahi perjuangan mereka pada putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan hasil kurang memuaskan. Timnas menelan dua kekalahan beruntun di laga grup B yang dilangsungkan di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah. Pada pertandingan melawan Arab Saudi, Indonesia kalah tipis 2-3, dan pada laga berikutnya gagal mencetak angka saat menghadapi Irak dengan skor 0-1. Kekalahan ini menempatkan Indonesia sebagai juru kunci grup tanpa satupun poin, sehingga otomatis tersingkir dari persaingan.

Dalam pertandingan lawan Irak, Thom Haye diturunkan sebagai pemain starter setelah sebelumnya menjadi pemain cadangan saat melawan Arab Saudi. Kehadirannya mampu meningkatkan soliditas permainan Indonesia, meskipun gol tunggal Zidane Iqbal akhirnya menentukan kemenangan bagi Irak. Performanya di lapangan mendapatkan apresiasi dari publik dan menunjukkan semangat berjuang hingga menit terakhir.

Thom juga menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada para pendukung dan suporter Timnas Indonesia. “Terima kasih kepada semua yang percaya, yang mendukung, dan yang terus bermimpi bersama kami,” katanya. Ia menegaskan bahwa kegagalan ini bukan merupakan akhir dari perjalanan Timnas Indonesia, melainkan bagian dari proses yang lebih panjang dan bermakna.

Menurut Thom, perjalanan perjuangan tim nasional bukan sekadar soal lolos ke ajang Piala Dunia, tetapi lebih dari itu, sebagai wujud untuk menunjukkan kepada dunia dan terutama generasi muda Indonesia bahwa hal-hal besar bisa dicapai dengan kerja keras dan semangat pantang menyerah. Pesan ini menjadi inspirasi bagi seluruh pihak untuk terus membangun dan mengembangkan sepak bola nasional agar dapat bersaing di level tertinggi dunia.

Thom menutup pesannya dengan optimisme yang kuat. Ia yakin bahwa mimpi Indonesia untuk tampil di Piala Dunia masih tetap hidup dan akan terus dikejar. “Ini bukan akhir. Kita akan terus berjuang, dan suatu hari nanti, mimpi itu akan menjadi kenyataan,” pungkasnya, mengajak seluruh masyarakat sepak bola Tanah Air untuk tetap percaya dan mendukung perjuangan timnas di masa depan.

Meski kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026 menjadi kenyataan pahit, respon positif dari Thom Haye memberikan harapan bagi perkembangan sepak bola Indonesia ke depannya. Perjalanan ini membuka peluang evaluasi dan perbaikan demi membangun tim yang lebih kompetitif, sehingga Indonesia dapat kembali berprestasi dan mewujudkan mimpi tampil di panggung dunia suatu hari nanti.

Source: www.beritasatu.com

Berita Terkait

Back to top button