Meski Sering Salah, Louisa Tetap Lolos ke Babak 128 Besar Kompetisi

Oei Louisa Jovanka Sandi Winarto berhasil menembus babak 128 besar BWF World Junior Championships 2025 meski sempat menghadapi kendala dalam pertandingan sebelumnya. Dalam laga yang berlangsung ketat melawan wakil Vietnam, Thi Thu Huyen Nguyen, Louisa tampil dengan perjuangan luar biasa untuk meraih kemenangan rubber game dengan skor 15-7, 10-15, 17-15.

Kesulitan Menghadapi Faktor Angin di Lapangan

Louisa mengakui bahwa kesulitan utama yang ia hadapi berasal dari perubahan kondisi angin di lapangan. Hal ini membuatnya sering melakukan kesalahan sendiri, khususnya pada game kedua. "Pada set kedua, saya sempat terkendala penyesuaian angin yang membuat banyak bola keluar lapangan," ujarnya. Dengan kondisi tersebut, Louisa mengaku kesulitan dalam mengatur bola demi menghindari kesalahan yang tidak perlu.

Strategi dan Penyesuaian Teknik

Menurut Louisa, Nguyen juga memiliki kelemahan dalam menjangkau bola yang jauh dari posisi bermainnya. Meskipun demikian, Louisa justru sering melakukan kesalahan yang membuat bola keluar lapangan sehingga peluang untuk menang terbuka bagi Nguyen. Dalam pertandingan ini, Louisa mengaku banyak memaksakan untuk memberikan bola-bola tipis dan tembakan pojok yang ternyata tidak efektif. "Saya takut memberikan bola silang karena banyak yang keluar, terutama saat finishing saya masih banyak bola yang out karena terlalu memaksakan," jelas Louisa.

Mental dan Kontrol Emosi yang Ditingkatkan

Pertandingan ini menjadi pengalaman berharga bagi Louisa untuk belajar mengontrol emosinya di lapangan. Ia menyebutkan bahwa rasa tegang sempat menghampirinya, terutama saat posisi unggul di set ketiga mulai tersusul setelah pindah sisi lapangan. Namun, Louisa mampu bangkit dan menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan. "Saya harus lebih siap secara mental dan percaya diri," katanya. Ia juga berencana meningkatkan pemanasan agar lebih siap menghadapi game pendek berbasis poin 15 ini.

Rencana Persiapan ke Babak Selanjutnya

Dengan keberhasilan melewati babak pertama, Louisa bertekad untuk memperbaiki permainan di babak berikutnya. Ia berfokus pada peningkatan permainan yang lebih aman dan konsisten serta menekan kesalahan sendiri yang sering terjadi akibat kondisi lapangan. "Persiapan selanjutnya saya ingin lebih safe dan bisa mengontrol emosi supaya lebih bisa mengatasi tekanan di lapangan," tambahnya.

Data dan Fakta Pendukung

Pertandingan Louisa berlangsung dalam format best of three games dengan sistem poin 15, yang mengharuskan atlet tampil fokus dan siap sejak awal pertandingan. Poin ketat di game ketiga menunjukkan persaingan sengit yang membuat pertandingan berjalan menegangkan dan membutuhkan kemampuan adaptasi tinggi dari pemain.

Louisa merupakan salah satu atlet muda Indonesia yang menunjukkan potensi besar di ajang dunia. Kemenangannya ini menjadi modal penting untuk melaju lebih jauh dan mengukir prestasi di turnamen internasional. Ke depan, dengan peningkatan teknik dan mental bertanding, Louisa diharapkan dapat menjadi salah satu andalan bulutangkis junior Indonesia.

Melalui perjuangan dan pengalaman di ajang ini, Louisa memberikan gambaran bahwa upaya mengendalikan kesalahan dan menjaga fokus menjadi kunci penting untuk mengatasi tekanan dalam pertandingan tingkat dunia. Meski banyak kendala, semangat dan strategi yang tepat mampu membawanya ke babak selanjutnya.

Source: www.medcom.id

Exit mobile version