Derby Sultan Ricuh, Suporter Timnas Qatar dan UEA Lempar iPhone 17 Pro Max

Kericuhan pecah dalam pertandingan babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Timnas Qatar dan Uni Emirat Arab (UEA) yang berlangsung di Stadion Jassim Bin Hamad, Doha, Rabu (15/10) dini hari WIB. Meski Qatar berhasil unggul 2-1 dan memastikan lolos ke putaran final Piala Dunia 2026, suasana di tribun penonton berubah menjadi rusuh akibat bentrokan antar suporter kedua tim.

Situasi Memanas Usai Gol Qatar

Peristiwa keributan dipicu saat Qatar membuka skor melalui Boualem Khouki pada menit ke-49. Suporter UEA yang kecewa mulai melancarkan aksi lempar botol dan sandal ke arah pemain Qatar yang sedang merayakan golnya. Kondisi makin memanas ketika gol kedua Qatar yang dicetak Pedro Miguel di menit ke-74, memperlebar keunggulan dan memicu kemarahan pendukung UEA.

Setelah peluit tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan, aksi saling serang antara suporter kedua kubu tidak terelakkan. Suporter UEA meluapkan emosinya dengan turun ke lapangan serta melakukan provokasi, sementara suporter Qatar membalas dengan aksi serupa.

Petugas Keamanan Turun Tangan

Kerusuhan semakin memburuk hingga petugas keamanan stadion harus sigap melerai dan mengamankan situasi agar tidak berlanjut menjadi perkelahian besar-besaran. Laporan dari media Middle East 24 menyebutkan bahwa ketegangan ini merupakan puncak dari rivalitas sengit antara kedua negara di lapangan maupun luar lapangan.

“Ketegangan memuncak setelah pertandingan antara UEA dan Qatar, dengan bentrokan antar suporter menyusul kemenangan kontroversial Qatar,” tulis laporan resmi tersebut.

Insiden Lempar iPhone 17 Pro Max di Tribun

Momen paling viral dan mengejutkan terjadi ketika beberapa suporter kedua tim saling melempar iPhone 17 Pro Max, produk terbaru Apple yang belum resmi dirilis di Indonesia. Video rekaman insiden ini tersebar luas di media sosial dan memicu beragam respons hingga kecaman masyarakat.

Menurut Middle East 24, nilai harga iPhone 17 Pro Max yang berkisar antara Rp 25 juta hingga Rp 44 juta membuat tindakan tersebut terbilang tidak masuk akal dan menjadi pembicaraan panas warganet. Tagar #QatarvsUAE langsung menduduki trending topik di platform X, dengan banyak pengguna menyebut laga ini sebagai “derby termahal di dunia” karena kerusuhan yang melibatkan perangkat mahal tersebut.

Dampak dan Implikasi Kericuhan

Kemenangan 2-1 bagi Qatar sekaligus memastikan tiket lolos ke Piala Dunia 2026 untuk kedua kalinya secara beruntun. Qatar menyusul Arab Saudi yang sebelumnya lebih dulu memastikan tempatnya melalui playoff babak keempat zona Asia. Meskipun pencapaian ini membawa kebanggaan bagi Qatar, insiden kekerasan dan kerusuhan para suporter menciptakan citra negatif yang membayangi prestasi tim.

Para pengamat sepak bola dan pakar keamanan menyarankan agar federasi sepak bola kedua negara melakukan evaluasi serta peningkatan pengamanan di setiap pertandingan, khususnya laga-laga yang sarat rivalitas. Selain itu, kampanye edukasi mengenai sportivitas dan perilaku penggemar juga dinilai penting untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.

Fakta Penting Mengenai Pertandingan

  1. Tanggal dan Tempat: 15 Oktober 2025, Stadion Jassim Bin Hamad, Doha.
  2. Skor akhir: Qatar 2 – 1 UEA.
  3. Pencetak gol Qatar: Boualem Khouki (menit 49) dan Pedro Miguel (menit 74).
  4. Gol balasan UEA: Penalti Ali Mabkhout.
  5. Insiden: Lemparan botol, sandal, dan iPhone 17 Pro Max di tribun.
  6. Imbas: Qatar melaju ke Piala Dunia 2026.

Kericuhan dalam pertandingan derby Sultan antara Qatar dan UEA menjadi pengingat penting akan tantangan pengelolaan keamanan saat pertandingan yang melibatkan rivalitas kuat. Sementara Qatar bersiap menghadapi ajang internasional bergengsi, fokus kini tercurah pada upaya menenangkan massa dan menjaga sportivitas antar pendukung.

Source: www.viva.co.id

Berita Terkait

Back to top button