Slot Tetap Berpikir Positif Meski Liverpool Kalah dari MU di Liga Inggris

Liverpool kembali menelan kekalahan setelah dikalahkan Manchester United (MU) dengan skor 1-2 dalam laga lanjutan Premier League musim 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Anfield, Minggu (19/10) malam WIB. Meski hasilnya kurang memuaskan, pelatih Liverpool, Arne Slot, mencoba mempertahankan sikap positif dengan menilai bahwa timnya sudah menciptakan banyak peluang sepanjang pertandingan.

Dominasi Liverpool dalam Penguasaan Bola dan Peluang

Berdasarkan data yang dirilis oleh sofascore.com, Liverpool menguasai 64 persen ball possession dan melepaskan total 19 tembakan selama laga. Angka tersebut menunjukkan dominasi penguasaan bola yang kuat dari tuan rumah. Namun, ketidaktelitian pada saat bertahan membuat mereka kecolongan gol cepat di menit pertama. Bryan Mbeumo mencetak gol bagi MU hanya dalam waktu 62 detik sejak kick-off, membuka jalan kemenangan untuk tim tamu.

Setelah kebobolan, Liverpool mulai menunjukkan agresivitas yang tinggi. Gol balasan lahir dari kaki Cody Gakpo pada menit ke-78 untuk membawa harapan bangkit. Meski demikian, kesempatan emas yang diperoleh seringkali gagal dimanfaatkan secara maksimal. Dua tendangan Gakpo yang menghantam tiang gawang serta peluang-peluang emas yang gagal diselesaikan oleh Alexander Isak dan Mohamed Salah menjadi bukti kegagalan efisiensi penyelesaian akhir Liverpool.

Arne Slot: Tetap Fokus pada Aspek Positif

Arne Slot menanggapi kekalahan ini dengan optimisme. Ia menegaskan bahwa fokus terhadap kesalahan menjadi sorotan utama saat tim tertinggal, sehingga banyak yang lupa melihat banyaknya peluang yang telah diciptakan. "Saya rasa, orang-orang cenderung lupa berapa banyak peluang yang sudah kami dapatkan ketika tertinggal 0-1 di babak pertama," ujar Slot, seperti dikutip dari BBC.

Pelatih asal Belanda ini juga menyoroti beberapa peluang besar yang terbuang, seperti situasi satu lawan satu Isak dengan kiper dan dua kali Gakpo yang mengenai tiang gawang. Ia menambahkan bahwa di babak kedua, tim lawan mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan, sehingga Liverpool bisa menciptakan lebih banyak peluang, serupa dengan pertandingan melawan Crystal Palace dan Chelsea sebelumnya.

Tren Kekalahan Beruntun yang Mengkhawatirkan

Kekalahan atas MU ini menambah panjang daftar hasil negatif Liverpool yang kini sudah mencapai empat pertandingan beruntun tanpa kemenangan. Sebelumnya, The Reds juga tumbang di tangan Chelsea (1-2), Galatasaray pada Liga Champions (0-1), dan Crystal Palace (1-2). Meski tampil dominan dalam hal penguasaan bola dan peluang di sebagian besar pertandingan tersebut, Liverpool belum mampu mengonversi tekanan menjadi hasil yang diinginkan.

Evaluasi dan Tantangan ke Depan

Kekalahan ini memberikan sinyal bahwa Liverpool masih menghadapi masalah serius dalam hal konsentrasi dan efektivitas penyelesaian akhir di momen-momen krusial. Pengulangan kesalahan sejak awal pertandingan, seperti kecerobohan yang berbuah gol cepat lawan, menjadi kendala utama yang harus segera diperbaiki agar tidak terus menghantui performa tim.

Selain itu, keberhasilan Liverpool mendominasi pertandingan tapi gagal merebut poin penuh juga menunjukkan perlunya peningkatan mental dan ketajaman di lini depan. Masih ada pekerjaan rumah bagi Arne Slot dan skuadnya agar persentase dominasi penguasaan bola dapat diikuti dengan produktivitas gol yang lebih konsisten.

Seiring dengan berbagai tekanan dan hasil minor yang mendera, sikap positif yang ditunjukkan oleh Arne Slot tetap menjadi fondasi penting untuk menjaga semangat dan fokus para pemain. Liverpool masih memiliki potensi untuk bangkit dan berkompetisi di papan atas Premier League asalkan dapat mengendalikan detail-detail kecil yang saat ini merugikan mereka dalam beberapa pertandingan terakhir.

Source: www.medcom.id

Berita Terkait

Back to top button