Massimiliano Allegri Minta AC Milan Fokus Perlahan, Jangan Terburu Pikirkan Scudetto

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengimbau agar timnya tidak terburu-buru memikirkan gelar scudetto musim ini, meskipun Rossoneri saat ini memimpin klasemen Serie A setelah tujuh pekan. Pernyataan ini disampaikan Allegri menyusul kemenangan penting atas Fiorentina dengan skor 2-1 di Stadion San Siro, Senin (20/10) WIB.

Setelah mengumpulkan 16 poin, AC Milan menempati posisi puncak klasemen sementara Serie A 2025/2026. Namun, Allegri menegaskan bahwa kemenangan tersebut belum menjadi tolok ukur utama, melainkan hanya langkah awal dalam perjalanan panjang musim ini. "Kami tidak mengirim pesan apa pun. Itu adalah kemenangan, kami butuh banyak poin lagi untuk mencapai tujuan musim ini," ungkapnya dikutip dari Football Italia, Selasa (21/10).

Allegri juga menyinggung situasi skuadnya yang tengah dalam proses adaptasi dan penguatan. Ia menyebut kemungkinan kedatangan pemain seperti Loftus-Cheek atau Nkunku untuk menambah kedalaman skuad pada pertandingan berikutnya, namun tetap menegaskan kesiapan pemain yang ada saat ini. "Kalau tidak, kami tetap dengan kelompok pemain ini. Kami hanya perlu terus berjalan dan tidak terlalu terburu-buru," tambah pelatih asal Italia tersebut.

Reaksi Positif Tim Setelah Tertinggal

Pada pertandingan melawan Fiorentina, AC Milan sempat tertinggal lewat gol Robin Gosens pada menit ke-55. Meskipun demikian, penampilan Rafael Leao menjadi kunci kebangkitan Rossoneri. Leao berhasil mencetak dua gol penting, masing-masing pada menit ke-63 dan melalui penalti di menit ke-86, yang akhirnya membawa AC Milan meraih kemenangan kelimanya di liga musim ini.

Kemenangan ini sekaligus mengokohkan posisi Milan sebagai capolista dengan memanfaatkan hasil negatif dari rival utama seperti AS Roma, Napoli, dan Juventus yang sama-sama mengalami kekalahan pekan lalu. Allegri memberikan pujian atas sikap mental dan kerja keras pemainnya pasca kebobolan. Menurutnya, hingga gol Fiorentina, Milan mampu menguasai pertandingan dan menciptakan beberapa peluang berbahaya lewat Tomori, Pavlovic, dan Athekame.

Perhatian Pada Persiapan Tim dan Konsistensi

Meski saat ini AC Milan berada di puncak klasemen, Allegri menyoroti pentingnya terus bertahan pada level performa tinggi dan konsistensi sepanjang musim. Ia mengingatkan para pemain untuk fokus pada satu pertandingan demi satu pertandingan, tanpa terbuai oleh posisi sementara di tabel.

Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Allegri juga menggarisbawahi perlunya pembenahan defensif yang masih menjadi perhatian serius. Dalam laga lain melawan Cremonese, pelatih 56 tahun itu menekankan bahwa timnya tidak boleh mudah kebobolan dan harus memperbaiki disiplin bertahan. Hal ini menunjukkan komitmen Milan untuk tidak hanya mengandalkan serangan, tetapi juga menjaga keseimbangan tim agar bisa bersaing hingga akhir.

Konteks Persaingan Serie A Musim Ini

Serie A musim 2025/2026 kembali menunjukkan persaingan ketat antara tim-tim papan atas. Napoli, AS Roma, dan Juventus masih menjadi pesaing utama AC Milan dalam perburuan gelar. Namun, kekalahan mereka di pekan terakhir memberi peluang bagi Rossoneri untuk memimpin klasemen. Meski demikian, posisi puncak pada putaran awal tidak serta merta menjamin gelar juara mengingat panjang dan intensnya kompetisi musim ini.

AC Milan, yang kini berada di bawah kepemimpinan Allegri untuk kedua kalinya, berfokus membangun tim yang solid dengan kombinasi pengalaman dan talenta muda. Selain itu, kemungkinan kedatangan nama-nama baru seperti Loftus-Cheek dan Nkunku diharapkan bisa semakin memperkuat lini tengah dan serangan Milan.

Dengan strategi manajemen dan pelatihan yang berhati-hati serta tidak terburu-buru ini, Allegri ingin memastikan AC Milan mampu melewati setiap tahap dengan stabil dan tidak terjebak dalam tekanan untuk langsung menjadi juara. Pendekatan ini dianggap tepat untuk menjaga mentalitas tim dan membangun fondasi kuat demi kesuksesan jangka panjang di Serie A.

Artikel ini memperlihatkan bagaimana pelatih berpengalaman seperti Allegri menempatkan prioritas yang realistis demi hasil optimal, dengan mempertimbangkan kondisi skuad dan dinamika kompetisi sepak bola Italia saat ini. Sikap bijak tersebut penting dipahami oleh para pendukung Milan agar tetap mendukung proses pengembangan tim tanpa menuntut hasil instan.

Source: mediaindonesia.com

Berita Terkait

Back to top button