Keane Tuding Van Dijk Jadi Penyebab Kekalahan Liverpool dari Man Utd

Roy Keane menuding Virgil van Dijk menjadi biang keladi kekalahan Liverpool dalam laga sengit melawan Manchester United di Anfield pada Minggu (19/10/2025). Kekalahan tersebut menambah rekor buruk The Reds yang kini telah menelan empat kekalahan beruntun di berbagai kompetisi sejak musim ini bergulir.

Dalam analisanya di Sky Sports, Keane yang merupakan mantan kapten Manchester United secara tegas menyebut bahwa penampilan Van Dijk tidak seperti yang diharapkan dari sosok bek tengah sekaliber dia. “Liverpool terlihat gugup dan memaksakan permainan. Chemistry tim tidak berjalan dengan baik,” kata Keane.

Kesalahan Van Dijk di Gol Pembuka

Gol cepat Bryan Mbeumo pada menit kedua menjadi momen krusial dalam pertandingan itu. Keane menyoroti bahwa Van Dijk gagal menjalankan tugasnya dengan baik saat insiden gol pertama terjadi. Bek asal Belanda tersebut bertabrakan dengan rekannya, Alexis Mac Allister, yang membuka celah bagi Manchester United untuk unggul.

“Para pemain depan United hari itu sangat percaya diri, sementara Liverpool kesulitan merespons,” ujar Keane. Selain itu, dirinya juga mempertanyakan mental kepemimpinan Van Dijk yang dianggap masih harus introspeksi. “Sebagai kapten dan bek utama, Van Dijk harus mulai melihat kembali perannya, terutama ketika kebobolan gol-gol penting,” jelas Keane.

Van Dijk Akui Kesalahan dan Ajak Tetap Tenang

Usai laga, Van Dijk sendiri mengakui kesalahannya dalam kebobolan gol kedua yang dicetak Harry Maguire pada menit ke-84. “Kami kebobolan secara ceroboh dan itu sangat mengecewakan karena kami berjuang keras menciptakan peluang untuk menang,” ujar Van Dijk kepada Sky Sports.

Bek berusia 34 tahun itu juga mengimbau agar tim tetap tenang meski hasil mengecewakan terus menghantui. “Secara keseluruhan kami terlalu terburu-buru dan membuat keputusan yang salah. Yang terpenting adalah menjaga mental dan tetap mendukung satu sama lain karena musim masih panjang,” tambahnya.

Dampak Kekalahan dan Tantangan Liverpool

Kekalahan 1-2 ini menjadi salah satu pertanda krisis performa Liverpool saat ini. Mereka sudah kalah empat kali berturut-turut di semua ajang, sebuah kondisi jauh dari harapan klub juara Liga Inggris musim lalu tersebut.

Cody Gakpo sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-78, namun keunggulan sementara tersebut belum cukup untuk mengamankan poin di kandang sendiri. Tim asuhan Juergen Klopp kini harus segera memperbaiki lini pertahanan dan meningkatkan chemistry antarpemainnya agar tidak terus terpuruk.

Catatan dan Harapan ke Depan

Roy Keane menegaskan bahwa seorang bek tengah memiliki tanggung jawab besar untuk mengendalikan pertahanan timnya, apalagi di laga-laga besar seperti menghadapi Manchester United. “Mulai dari diri sendiri dan kontrol situasi adalah yang utama,” kata Keane.

Liverpool berpeluang memperbaiki posisi mereka jika mampu belajar dari kesalahan terutama di sektor pertahanan. Tekanan dari rival seperti Man United akan terus ada, sehingga penampilan para pemimpin lapangan termasuk Van Dijk sangat krusial.

Dengan fokus pemulihan mental dan perbaikan taktik, Liverpool masih memiliki waktu untuk bangkit. Perjalanannya di Liga Inggris masih panjang dan persaingan ketat di papan atas membuat setiap langkah ke depan wajib lebih berhati-hati dan terukur.

Source: www.beritasatu.com

Berita Terkait

Back to top button