Sunderland Buka Peluang Datangkan Kembali Marc Guiu dari Chelsea musim ini

Pelatih Sunderland, Regis Le Bris, memberikan sinyal bahwa klub berpeluang besar membawa kembali Marc Guiu melalui skema peminjaman dari Chelsea pada bursa transfer Januari 2026. Meskipun demikian, Le Bris menegaskan belum ada keputusan resmi terkait kehadiran penyerang baru di skuadnya saat ini.

Marc Guiu bergabung dengan Chelsea dari Barcelona pada musim panas 2024. Namun, masa pertamanya di Stamford Bridge tidak berjalan mulus. Pemain berusia 19 tahun itu hanya tampil sebanyak tiga kali di Liga Primer Inggris, terhambat oleh cedera dan pilihan strategi tim. Meski demikian, Guiu menunjukkan ketajaman golnya di kompetisi Liga Konferensi Eropa dengan mencetak enam gol dari tujuh pertandingan.

Salah satu upaya meningkatkan menit bermainnya adalah peminjaman ke Sunderland pada awal musim 2025/2026. Namun, masa peminjaman tersebut berakhir lebih cepat karena Chelsea memanggilnya kembali pada akhir Agustus untuk mengatasi absennya Liam Delap akibat cedera. Kondisi ini menempatkan Guiu dalam posisi unik terkait regulasi FIFA yang membatasi pemain untuk membela maksimal dua klub dalam satu musim kompetisi.

Regulasi FIFA tersebut menjadi faktor penting, karena jika Chelsea ingin meminjamkan kembali Guiu pada bursa transfer mendatang, Sunderland menjadi satu-satunya klub yang diizinkan untuk menjadi tuan rumahnya. Menanggapi hal ini, Regis Le Bris mengatakan, “Dia sudah bermain untuk Sunderland dan Chelsea. Jika dipinjamkan lagi, hanya mungkin kembali ke Sunderland. Namun, saat ini kami punya penyerang yang baik dan tidak butuh tambahan.”

Selain itu, Guiu juga mulai mendapatkan kepercayaan penuh dari pelatih Chelsea, Enzo Maresca. Pemain muda ini sukses membuktikan kemampuannya dengan mencetak gol dalam kemenangan besar Chelsea 5-1 atas Ajax di Liga Champions, yang berlangsung pada Rabu lalu. Performanya yang sempat turun karena masalah cedera dan performa latihan yang kurang memuaskan mulai menunjukkan peningkatan.

Meski demikian, kehadiran Liam Delap yang sudah pulih akan kembali mempersulit posisi Guiu sebagai penyerang utama di tim The Blues. Hal ini menjadi pertimbangan penting apakah Chelsea akan mempertahankan pemain jebolan akademi Barcelona tersebut atau kembali meminjamkannya ke Sunderland demi mendapatkan menit bermain yang lebih banyak.

Sunderland, di lain pihak, masih bisa memanfaatkan opsi meminjam Guiu kembali pada bursa transfer Januari. Saat ini, tim asuhan Regis Le Bris memiliki stok penyerang yang memadai, sehingga keputusan untuk mendatangkan Guiu bergantung pada kebutuhan dan perkembangan situasi sepanjang paruh musim pertama.

Marc Guiu sendiri berharap bisa terus menunjukkan performa terbaik saat Chelsea menjamu Sunderland di Stamford Bridge akhir pekan ini. Kesempatan bermain di pertandingan tersebut menjadi momentum penting bagi pemain muda ini untuk membuktikan kualitasnya di level tertinggi dan memengaruhi keputusan masa depannya, baik bertahan di Chelsea maupun melanjutkan kariernya di Sunderland melalui skema peminjaman.

Berikut poin-poin penting terkait situasi Marc Guiu:

1. Bergabung ke Chelsea dari Barcelona pada 2024, tapi jarang tampil di Liga Primer karena cedera dan keputusan teknis.
2. Peminjaman pertama ke Sunderland pada awal musim 2025/2026 dipersingkat setelah panggilan kembali Chelsea.
3. Aturan FIFA membatasi pemain tampil untuk dua klub dalam satu musim, membuat Sunderland opsi satu-satunya jika dipinjamkan lagi.
4. Pelatih Sunderland enggan buru-buru mendatangkan penyerang baru karena stok saat ini dianggap cukup.
5. Guiu mulai kembali masuk dalam rencana pelatih Chelsea dan mencetak gol di Liga Champions.
6. Pemulihan Delap berpotensi memperketat persaingan posisi penyerang di Chelsea.

Situasi ini menjadi perhatian menarik di bursa transfer tengah musim, mengingat potensi besar Marc Guiu dan kebutuhan Sunderland yang fleksibel dalam mengelola pemain muda berbakat melalui sistem peminjaman. Keputusan kelanjutan karier Guiu akan sangat menentukan langkah kariernya di kompetisi musim ini.

Source: mediaindonesia.com

Berita Terkait

Back to top button