Resmi Gantikan Marc Marquez, Nicolo Bulega Debut MotoGP Bersama Ducati!

Ducati secara resmi mengumumkan Nicolo Bulega sebagai pengganti Marc Marquez untuk dua seri akhir MotoGP 2025, menyusul cedera bahu yang dialami juara dunia delapan kali itu di Grand Prix Indonesia. Bulega, pembalap asal Italia yang selama ini mencatatkan prestasi gemilang di World Superbike (WSBK), mendapat kesempatan langka untuk menunggangi motor Ducati Desmosedici GP25 sekaligus membuka babak baru dalam kariernya di level tertinggi balap motor.

Marc Marquez harus absen setelah mengalami patah tulang bahu pada awal Oktober 2025, sehingga melewatkan dua seri berikutnya di Australia dan Malaysia. Ducati sempat menurunkan pembalap penguji Michele Pirro, namun hasilnya kurang memuaskan karena Pirro gagal mengamankan poin. Keputusan tim pabrikan asal Italia itu menunjuk Bulega dinilai sebagai langkah strategis yang tepat, mengingat performa impresif pembalap berusia 26 tahun tersebut di kejuaraan Superbike.

Profil Nicolo Bulega dan Perjalanan Kariernya

Nicolo Bulega bukan wajah baru di dunia balap motor. Kariernya dimulai di kelas Moto3 pada 2015 hingga 2018, dimana ia dikenal sebagai pembalap muda yang agresif tetapi masih kesulitan untuk konsisten di papan atas. Tahun 2019 hingga 2021, Bulega melanjutkan langkah ke Moto2, meskipun belum menunjukkan performa yang menonjol secara signifikan.

Pindah ke Supersport World Championship pada 2022 bersama Ducati menjadi titik balik kariernya. Bulega mampu mendominasi musim 2023 dan meraih gelar juara dunia Supersport dengan performa yang sangat apik. Lonjakan kualitasnya terus berlanjut di World Superbike, dimana ia menjadi runner-up selama dua musim berturut-turut (2024 dan 2025), hanya kalah dari nama-nama besar seperti Jonathan Rea dan Toprak Razgatlioglu.

Perjalanan ini membuat Ducati yakin memberi Bulega kesempatan untuk berlaga di MotoGP, apalagi setelah hasil tes positif di Jerez, Spanyol. “Saya sangat bahagia dan bangga bisa tampil di MotoGP, apalagi mengendarai motor juara dunia,” ujar Bulega dalam pernyataan resmi yang dikutip dari motorsport.com. Namun, ia menegaskan tidak ingin terbebani oleh ekspektasi besar dan akan menjalani debut ini dengan tenang dan fokus.

Dukungan Ducati dan Proyeksi Masa Depan

Gigi Dall’Igna, manajer Ducati Corse, mengungkapkan keyakinannya terhadap potensi Nicolo Bulega. “Sejak bergabung di Supersport tahun 2022, Bulega menunjukkan kualitas luar biasa. Kini ia siap menaklukkan MotoGP,” kata Dall’Igna. Ducati merancang program jangka panjang bagi Bulega, dimana setelah dua seri terakhir musim ini, ia akan menjadi pembalap penguji resmi pabrikan untuk MotoGP 2026. Rencananya, Bulega akan menjadi pembalap penuh Ducati mulai musim 2027.

Ducati berharap melalui dua balapan di Portugal dan Valencia ini, Bulega bisa beradaptasi dengan motor GP25 yang sangat cepat dan kompleks. Pengalamannya di World Superbike yang menuntut agresivitas dan kontrol tinggi diprediksi akan membantu proses penyesuaian di lintasan MotoGP.

Potensi dan Tantangan di Dunia MotoGP

Nicolo Bulega dikenal memiliki gaya balap yang agresif dengan kecepatan yang mengesankan, mirip dengan ciri khas Marc Marquez. Hal ini menjadi modal penting agar ia bisa tampil kompetitif di sirkuit yang menantang seperti Portimao dan Valencia. Meski target utama bukan meraih poin, Bulega dituntut untuk mengumpulkan data yang berguna demi pengembangan motor dan persiapan jangka panjang Ducati.

Langkah Ducati ini sekaligus menjadi sinyal positif bagi pembalap muda asal Italia lainnya bahwa pintu menuju MotoGP tetap terbuka bagi talenta berbakat yang mampu menunjukkan konsistensi dan perkembangan signifikan di tingkat komunitas balap dunia. Dengan dukungan penuh tim dan pengalaman yang telah diraih di Superbike, Nicolo Bulega berpeluang besar untuk menjadi salah satu bintang baru yang bisa bersaing ketat di kelas premier yang penuh tekanan ini.

Melalui debutnya di MotoGP, Bulega tidak hanya ingin membuktikan kemampuan dirinya, tetapi juga menunjukkan bahwa pembalap yang melalui jalur berbeda seperti Supersport dan WSBK bisa sukses menembus dan bersaing di ajang balap motor paling prestisius di dunia. Ducati pun optimistis langkah ini akan mencetak hasil positif dan membuka babak baru di era MotoGP ke depan.

Exit mobile version