Mees Hilgers, bek andalan Timnas Indonesia, menghadapi ancaman absensi panjang usai mengalami cedera ACL parah saat latihan bersama klubnya, FC Twente. Cedera serius ini membuat pemain berusia 24 tahun itu diperkirakan harus menjalani pemulihan selama sembilan bulan sehingga harus absen dari seluruh agenda Timnas Indonesia hingga pertengahan 2026.
Cedera lutut yang dia alami terjadi pada sesi latihan dan segera mendapatkan pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan menunjukkan robeknya otot cruciate ligament sehingga diperlukan operasi serta masa pemulihan yang cukup lama. Mengutip laporan Voetbalprimeur, “Pengujian rumah sakit menunjukkan robeknya otot cruciate ligament. Bedah otot cruciate ligament yang robek membutuhkan pemulihan selama sembilan bulan.”
Cedera ini datang di saat kondisi karier Hilgers sedang kurang menguntungkan. Dalam beberapa bulan terakhir, pemain berdarah Manado tersebut sudah harus melewatkan dua panggilan Timnas Indonesia. Pada bulan September, fokusnya tertuju pada proses transfer klub yang gagal terwujud dan kemudian pada Oktober dia dicoret dari skuad Kualifikasi Piala Dunia 2026 oleh pelatih Patrick Kluivert. Kondisi ini mengakibatkan Hilgers dibekukan dari tim utama FC Twente dan sama sekali belum bermain pada musim ini.
Absennya Hilgers dari Timnas Indonesia bukanlah perkara ringan. Dengan masa pemulihan selama sembilan bulan, Hilgers dipastikan tidak akan tampil pada jeda internasional November 2025, Maret 2026, dan Juni 2026. Terutama, ketidakhadirannya pada bulan Maret 2026 menjadi kerugian besar karena pada periode tersebut diproyeksikan menjadi saat debut pelatih baru Timnas Indonesia pengganti Patrick Kluivert. PSSI sendiri sedang mencari sosok pelatih baru, namun siapapun yang nantinya ditunjuk tidak akan dapat mengandalkan Hilgers di laga-laga awal kepelatihannya.
Selain masalah cedera, situasi kontrak Hilgers bersama FC Twente juga menambah ketidakpastian kariernya. Kontraknya akan habis pada Juni 2026, saat masa pemulihannya bahkan belum rampung. Kondisi ini berpotensi menimbulkan tantangan besar bagi sang pemain untuk mendapatkan kepastian kelanjutan karier klubnya setelah masa cedera panjang.
Berikut rincian penting terkait situasi Mees Hilgers:
- Jenis cedera: Robekan otot anterior cruciate ligament (ACL) pada lutut.
- Durasi pemulihan: Sekitar sembilan bulan pasca operasi.
- Dampak terhadap Timnas Indonesia: Absen dari semua pertandingan internasional sampai pertengahan 2026.
- Dampak terhadap klub: Belum bermain musim ini, dibekukan dari tim utama FC Twente karena masalah transfer.
- Kontrak klub: Berakhir Juni 2026, bertepatan dengan masa pemulihan cedera.
Harapan bagi penggemar sepak bola Indonesia adalah Hilgers dapat menjalani proses pemulihan dengan lancar dan bisa kembali memperkuat Timnas Indonesia pada September 2026, apabila tidak ada kendala lebih lanjut. Meski begitu, masa depan kariernya masih berada di titik kritis mengingat periode paling krusialnya di klub bertepatan dengan masa pemulihan cedera yang akan dijalaninya.
Situasi ini menjadi perhatian penting bagi manajemen Timnas Indonesia dan PSSI, karena kehilangan salah satu bek terbaik mereka dalam waktu lama membutuhkan strategi pengganti yang tepat agar tetap kompetitif di ajang internasional. Sementara itu, perhatian dunia sepak bola nasional turut tertuju pada bagaimana Hilgers dapat bangkit kembali dari masa sulit ini dan melanjutkan kontribusinya untuk sepak bola Indonesia.
Baca selengkapnya di: www.suara.com