
Real Madrid akan menghadapi Liverpool dalam pertandingan Liga Champions yang akan berlangsung di Anfield pada Rabu, 5 November 2025 dini hari WIB. Jelang pertandingan ini, pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, justru menyoroti sosok Florian Wirtz sebagai pemain Liverpool yang patut diwaspadai, bukan Mo Salah yang selama ini lebih banyak menjadi perhatian publik.
Xabi Alonso memiliki pengalaman langsung bersama Wirtz saat melatihnya di Bayer Leverkusen. Alonso menilai Wirtz sebagai pemain yang luar biasa dengan kualitas tinggi dan kepribadian yang kuat. Menurut Alonso, adaptasi Wirtz di Premier League masih berjalan dan pemain berusia 22 tahun itu akan segera menunjukkan kemampuan terbaiknya di Liverpool.
Bekerja sama di Bayer Leverkusen, Alonso dan Wirtz berhasil mencatat sejarah dengan meraih gelar ganda Bundesliga dan Piala Jerman tanpa terkalahkan. Prestasi tersebut mengakhiri dominasi Bayern Muenchen dan membawa Alonso ke Real Madrid sebagai pelatih setelah Carlo Ancelotti pergi. Hubungan mentornya dengan Wirtz menjadi salah satu alasan Alosno dapat meniti karir sebagai pelatih di klub sebesar Real Madrid.
Meski bergabung dengan Liverpool dengan nilai transfer mencapai 100 juta poundsterling pada Juni lalu, Wirtz belum menunjukkan kontribusi signifikan di Premier League. Dia belum berhasil mencetak gol dan sempat tiga kali duduk di bangku cadangan dalam empat pertandingan terakhir Liga Inggris. Kondisi ini menunjukkan Wirtz masih mencari ritme permainan yang sesuai di level kompetisi yang sangat kompetitif.
Xabi Alonso menyatakan keyakinannya bahwa Wirtz akan segera kembali ke performa puncak. Alonso berkata, “Dia pemain yang sangat istimewa dan salah satu alasan saya bisa berada di sini (Madrid). Saya berterima kasih kepadanya dan, semoga bukan besok, tapi kami semua menantikan saat dia menunjukkan kualitas dan kelasnya.” Pernyataan ini menegaskan kepercayaan penuh Alonso kepada mantan anak asuhnya itu.
Penting untuk dicatat, perhatian Alonso tidak berfokus pada bintang andalan Liverpool, Mohamed Salah. Hal ini menunjukkan pengamatan mendalam Alonso terhadap dinamika dan potensi tim lawan, serta pemahaman personal terhadap kemampuan individu pemain seperti Wirtz yang mungkin belum banyak dihargai oleh publik. Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana seorang pelatih profesional menilai ancaman yang sesungguhnya bukan melulu berdasarkan popularitas pemain.
Laga di Anfield nanti menjadi momen pertama bagi Xabi Alonso dan Florian Wirtz untuk bertemu kembali setelah sama-sama meninggalkan Bayer Leverkusen. Alonso, yang pernah membela Liverpool sebagai pemain pada 2004–2009, kini kembali ke stadion lamanya sebagai pelatih Real Madrid. Pertemuan ini tidak hanya bermakna kompetisi tetapi juga reuni dua sosok penting yang pernah sukses bersama di Jerman.
Kehadiran Florian Wirtz di Liverpool dengan harapan tinggi kini menjadi ujian kesabaran dan adaptasi. Xabi Alonso memberikan prediksi positif terhadap perkembangan Wirtz yang secara perlahan akan menyesuaikan diri dengan ritme Premier League. Hal ini perlu menjadi perhatian serius bagi Liverpool agar potensi besar Wirtz bisa segera terwujud di lapangan.
Laga Real Madrid kontra Liverpool dipastikan akan berlangsung ketat dengan kedua tim menurunkan kekuatan terbaik. Namun, fokus pengawasan Alonso terhadap Wirtz menjadi salah satu aspek menarik yang pantas dicermati penggemar sepakbola menjelang pertandingan tersebut. Wirtz dapat menjadi kunci yang menentukan jalannya pertandingan di Anfield.
Pertemuan Xabi Alonso dan Florian Wirtz juga mencerminkan dinamika dunia sepakbola modern yang sering kali menghadirkan cerita mentor dan anak asuh kembali bertemu dalam posisi berbeda. Kisah ini semakin menambah bumbu menarik dalam pertandingan Liga Champions mendatang yang siap menyuguhkan tensi tinggi dan persaingan berkualitas di panggung terbesar antar klub Eropa.
Baca selengkapnya di: www.medcom.id



