Sassuolo mengalami kekalahan mengejutkan saat menghadapi Genoa dengan skor 1-2 di Stadion Mapei, Selasa (4/11/2025). Meski tampil dominan dalam penguasaan bola, tim asuhan Fabio Grosso kembali menunjukkan kelemahan di lini pertahanan, yang berujung pada hasil buruk.
Genoa, meski berstatus sebagai juru kunci Serie A musim ini, mampu tampil efektif dan efisien memanfaatkan peluang. Dua gol kemenangan mereka dicetak oleh Ruslan Malinov pada menit ke-18 dan Leo Skiri di masa tambahan waktu (90+3’). Sementara itu, Domenico Berardi sempat menyamakan skor untuk Sassuolo pada menit ke-47, namun gol tersebut tidak cukup menghindarkan tim dari kekalahan.
Kerapuhan Pertahanan dan Kesalahan Individu
Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, yang bermain sejak menit awal, mendapat sorotan tajam atas performa pertahanan yang dinilai kurang sigap. Beberapa media Italia menilai penampilannya kali ini di bawah standar, terutama dalam mengantisipasi serangan cepat Genoa. Kesalahan elementer dalam menjaga konsentrasi menjadi penyebab utama kemunduran lini belakang Sassuolo.
Fabio Grosso selaku pelatih tidak bisa menahan amarahnya atas kekurangan tersebut. Ia menegaskan bahwa ketidaksiapan para pemain dalam momen krusial membuat tim kehilangan poin penting. Grosso menilai pendekatan permainan timnya “terlalu dangkal” meski berhasil mendominasi bola sepanjang pertandingan.
Dominasi Bola Tidak Berarti Kemenangan
Menurut Grosso, dominasi penguasaan bola tidak cukup jika tidak diiringi fokus penuh sepanjang pertandingan. Ia berkata, “Jika Anda tidak tampil maksimal di liga seperti ini, Anda akan kehilangan poin.” Kesalahan naif di menit-menit akhir pun membuat Sassuolo harus menelan kekalahan pahit.
Evaluasi besar-besaran menjadi keharusan agar performa tim bisa kembali konsisten. Grosso berharap hasil negatif ini menjadi titik balik yang memacu peningkatan, terutama pada aspek pertahanan yang harus diperbaiki.
Dampak Kekalahan pada Sosok Jay Idzes dan Tim
Kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi pemain bertahan seperti Jay Idzes, yang diharapkan dapat menunjukkan stabilitas. Penampilan Jay yang kurang efektif di area kritis membuktikan bahwa lini belakang Sassuolo masih rentan. Hal ini mengindikasikan perlunya perbaikan teknik dan konsentrasi saat menghadapi serangan lawan yang cepat dan agresif.
Sassuolo harus belajar dari kesalahan untuk menghindari hasil serupa di masa depan. Evaluasi mendalam dan persiapan matang bisa menjadi solusi agar mereka dapat kembali bersaing di papan tengah klasemen.
Fakta Penting dari Pertandingan
- Sassuolo kalah 1-2 dari Genoa di kandang sendiri.
- Genoa mencetak gol melalui Ruslan Malinov (menit 18) dan Leo Skiri (90+3’).
- Domenico Berardi mencetak gol penyama untuk Sassuolo di menit 47.
- Jay Idzes mendapat kritik atas performa bertahannya yang kurang sigap.
- Fabio Grosso menyoroti kesalahan elementer dan kurangnya konsentrasi sebagai penyebab kekalahan.
Dengan situasi yang ada, Sassuolo perlu meningkatkan fokus dan ketangguhan lini belakang agar bisa bangkit di pertandingan berikutnya. Pelajaran dari kekalahan terhadap Genoa harus dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas permainan secara keseluruhan.
Baca selengkapnya di: www.suara.com