Ketua Umum Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina), Dr. Hillary Brigitta Lasut, SH, LLM, menunjukkan rasa haru saat menyaksikan perjuangan para petinju muda dalam Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2025. Acara ini berlangsung di Gelanggang Renang Jakarta Utara (GRJU), Tanjung Priok, pada 4 November 2025.
Hillary hadir bersama jajaran pengurus Pertina memberi motivasi langsung kepada atlet-atlet muda yang berjuang keras. Ia menegaskan bahwa filosofi Pertina berlandaskan pengorbanan, kerja keras, dan pembinaan dari tingkat terbawah.
Dukungan Penuh dari Pengurus Pertina
Ketua Umum perempuan pertama Pertina ini didampingi Sekretaris Jenderal Kevin Valentino Rouw, Wakil Ketua Harpen Reza Ali, dan Wakil Bendahara Sabam Manalu. Mereka memberikan dukungan khusus pada atlet perempuan dan atlet muda yang tampil di POPNAS. Hillary menyebut semangat pantang menyerah para atlet adalah kebanggaan sejati bagi organisasi.
Menurut Hillary, perjuangan para petinju tidak hanya soal kemenangan, melainkan wujud kerja keras yang menjadi contoh inspiratif. “Kami tidak bisa mengekspresikan dengan kata-kata melihat semangat pantang menyerah para atlet," ujarnya penuh haru.
Apresiasi untuk Pelatih, Wasit, dan Hakim
Selain atlet, Hillary juga memberikan penghargaan tinggi untuk semua pelatih, wasit, dan hakim yang terlibat dalam pertandingan. Mereka dianggap telah memperlihatkan dedikasi tanpa kenal lelah. Ia menekankan bahwa Pertina berbeda dengan federasi lain yang berfokus pada kemewahan.
"Federasi nasional bukan hanya tentang kegiatan mewah, tetapi pembinaan yang dilakukan dengan susah payah," katanya. Filosofi ini menjadikan Pertina memilih "berkotor-kotor" di sasana sederhana demi membentuk karakter juara.
Filosofi Pembinaan dan Perjuangan
Pertina menanamkan nilai pembinaan sejati dari akar rumput. Para atlet dilatih tidak hanya untuk menang di pertandingan, tetapi juga membangun mental pantang menyerah. Pesan motivasi dari Hillary di atas ring mampu membakar semangat setiap peserta.
Momen penuh emosi itu membuat banyak atlet, pelatih, dan hakim menitikkan air mata terharu saat menyaksikan ketum memberikan support secara langsung. Sri Syahril dari Pengurus Pusat Pertina menyatakan bahwa kehadiran Hillary memberi energi dan optimisme tinggi.
Harapan untuk Masa Depan Tinju Indonesia
POPNAS menjadi ajang pembuktian bahwa masa depan tinju nasional terletak pada pembinaan yang tulus dan kerja keras. Pertina berharap agar kegiatan ini semakin meningkatkan prestasi tinju dari daerah-daerah pelosok. Hillary menutup sambutannya dengan pesan yang menguatkan agar semua tetap semangat.
Berjuang dari nol dengan penuh pengorbanan adalah kunci untuk meraih mimpi. Semangat itulah yang terus dikobarkan Pertina untuk melahirkan atlet-atlet juara sejati bagi Indonesia.
Baca selengkapnya di: www.medcom.id