Situasi Krisis Pekerja dalam Renovasi Stadion Barcelona
Renovasi Stadion Camp Nou di Barcelona tengah menghadapi masalah serius. Hampir 50 pekerja proyek konstruksi resmi dipecat, memicu aksi protes besar-besaran di depan kompleks stadion pada awal November 2023.
Para pekerja yang dipecat kebanyakan berstatus administratif tidak lengkap. Mereka bekerja tanpa dokumen resmi atau izin tinggal selama lebih dari setahun dengan jam kerja yang berat, yakni 12 jam sehari selama tujuh hari seminggu.
Tuntutan Serikat Pekerja dan Kondisi Buruh
Serikat pekerja Comisiones Obreras (CCOO) mendesak agar para pekerja tersebut segera mendapat legalitas dan hak penuh sesuai undang-undang ketenagakerjaan. Mereka menyoroti pembayaran upah yang tidak tepat waktu dan pemecatan tidak adil.
Carlos del Barrio, Kepala Serikat CCOO del Hábitat, menegaskan bahwa hak-hak dasar manusia tidak boleh diabaikan demi kelancaran proyek renovasi. Serikat juga meminta pemerintah Spanyol membuka jalur regularisasi imigrasi untuk para pekerja migran agar bisa bekerja secara sah.
Pihak FC Barcelona belum memberikan respons signifikan terkait isu ini. CCOO bahkan sudah melaporkan masalah tersebut ke Inspektorat Tenaga Kerja Spanyol untuk investigasi lebih lanjut.
Tekanan dan Target Penyelesaian Renovasi
Klub FC Barcelona tengah menghadapi tekanan besar agar renovasi Camp Nou segera rampung. Target utama mereka adalah kembali ke stadion utama sebelum akhir 2025 setelah lebih dari dua setengah tahun bermain di Stadion Olimpiade Montjuïc.
Rencananya, Barcelona akan membuka Camp Nou untuk pertandingan melawan Athletic Bilbao pada 22 November 2025. Meskipun kondisi stadion masih dalam tahap pengerjaan, sesi latihan terbuka akan diadakan dengan kapasitas sekitar 23.000 penonton pada pekan depan.
Pihak klub juga sedang mengupayakan izin dari otoritas lokal untuk menerima hingga 45.000 penonton pada laga pembuka tersebut. Namun, untuk pertandingan Liga Champions, kemungkinan mereka masih akan menggunakan stadion Montjuïc hingga Januari 2026.
Dampak Sosial dan Protes Buruh
Pemecatan puluhan pekerja proyek renovasi ini memicu solidaritas dan rentetan protes yang melibatkan serikat pekerja dan aktivis buruh di Barcelona. Para buruh tanpa dokumen mendesak kontraktor untuk memberikan upah tertunda dan pengakuan legalitas.
Kondisi ini menunjukkan sisi gelap di balik renovasi yang megah. Meski proyek ini menjadi kebanggaan kota, hak-hak pekerja konstruksi sebagai tulang punggungnya terabaikan.
Pemerintah Spanyol dan FC Barcelona kini berada di persimpangan. Mereka harus menemukan solusi yang adil untuk para pekerja sekaligus menyelesaikan renovasi Stadion Camp Nou sesuai jadwal resmi.
- Sekitar 50 pekerja proyek renovasi Camp Nou dipecat tanpa peringatan.
- Mayoritas tidak memiliki dokumen izin tinggal dan bekerja secara ilegal.
- Mereka bekerja selama lebih dari satu tahun dengan jadwal eksploitatif.
- Serikat pekerja CCOO menuntut pendaftaran resmi dan pembayaran upah tertunda.
- Pemerintah didesak untuk membuka jalur regularisasi imigrasi khusus.
- FC Barcelona belum menunjukkan respons konkret terhadap keluhan ini.
- Renovasi direncanakan selesai sebelum akhir November 2025.
- Klub akan kembali menggunakan Camp Nou pada pertandingan melawan Athletic Bilbao.
- Pertandingan Liga Champions masih akan digelar di stadion lain hingga awal 2026.
- Protes buruh terus berlangsung sebagai bentuk ketidakpuasan atas perlakuan terhadap pekerja.
Masalah pekerja di proyek renovasi Camp Nou menggambarkan konflik yang kompleks antara kebutuhan pembangunan infrastruktur olahraga besar dengan perlindungan hak asasi manusia dan pekerjaannya. Perhatian pemerintah dan lembaga terkait sangat dibutuhkan agar kasus ini tidak berlarut. Renovasi stadion harus diselesaikan tanpa mengorbankan keadilan sosial dan kesejahteraan para pekerja.
Baca selengkapnya di: www.suara.com