Roberto Donadoni resmi menjadi pelatih klub Spezia di Serie B Italia, sehingga namanya tercoret dari daftar kandidat pelatih baru Timnas Indonesia. Keputusan Spezia menunjuk Donadoni datang setelah mereka memecat pelatih sebelumnya, Luca D’Angelo, yang membuat PSSI kehilangan satu calon pelatih top dunia.
Langkah cepat Spezia ini menunjukkan betapa pentingnya kecepatan dan ketegasan dalam bursa pelatih sepak bola internasional. Saat PSSI masih menimbang-nimbang kandidat Donadoni, Spezia sudah bergerak taktis dan mengamankan jasa legenda AC Milan tersebut. Berdasarkan laporan Football Italia, Presiden klub, Charlie Stillitano, yang pernah mengenal Donadoni saat sang legenda mengakhiri kariernya di New York, sangat serius merekrut pelatih berpengalaman ini.
Pengumuman resmi tentang penunjukan Donadoni dilakukan Spezia lewat akun Instagram mereka pada Rabu, 4 November 2025. Pernyataan sederhana namun jelas, “Selamat datang tuan Donadoni,” mengonfirmasi bahwa Donadoni kini fokus melatih Spezia. Keputusan ini sekaligus menutup peluang bagi Timnas Indonesia memiliki pelatih bertaraf dunia yang sempat menjadi harapan publik sepak bola tanah air.
Kondisi ini menjadi cerminan bahwa PSSI harus meningkatkan ketepatan kecepatan dalam mengambil keputusan ketika merekrut pelatih kelas dunia. Sementara itu, PSSI belum berhenti mengincar pelatih baru untuk menggantikan Patrick Kluivert. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan bahwa federasi masih memiliki lima kandidat pelatih yang sedang dipertimbangkan secara serius.
Berikut daftar ringkas langkah PSSI dalam perburuan pelatih baru Timnas Indonesia saat ini:
1. Memiliki lima kandidat utama setelah Donadoni resmi tercoret.
2. Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap calon pelatih yang tersisa.
3. Mengupayakan pendekatan cepat untuk mengamankan jasa pelatih baru.
4. Mengutamakan pelatih dengan pengalaman internasional yang sesuai dengan kebutuhan Timnas.
5. Memastikan seleksi mempertimbangkan kecocokan budaya serta visi pengembangan sepak bola nasional.
Dengan situasi ini, publik dan pengamat sepak bola Indonesia berharap PSSI dapat segera menunjuk pelatih yang tepat. Sosok pengganti Kluivert harus mampu membawa Timnas Indonesia berkembang lebih kompetitif di kancah internasional. Kesempatan selanjutnya bagi PSSI adalah menggunakan pengalaman dan pelajaran dari kasus Donadoni agar tidak kecolongan lagi di masa depan.
Pada akhirnya, perebutan pelatih top dunia adalah sebuah kompetisi yang ketat dan melibatkan banyak faktor. Kecepatan negosiasi dan keputusan menjadi kunci utama untuk memenangkan persaingan. PSSI perlu terus memperkuat strategi pencarian dan menawarkan paket menarik agar dapat bersaing dengan klub-klub besar di Eropa. Hal ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas dan prestasi sepak bola Indonesia secara berkelanjutan.
Baca selengkapnya di: www.suara.com