Messi Rindu Barcelona, Tapi Apakah Masih Ada Tempat untuknya di Klub Katalan?

Lionel Messi baru-baru ini mengunggah pesan yang penuh nostalgia di media sosial tentang kerinduannya terhadap Barcelona. Dia menyatakan ingin kembali ke klub yang membesarkan namanya, bukan hanya untuk sekadar mengucapkan selamat tinggal sebagai pemain.

Unggahan ini memicu harapan para pendukung Barcelona. Namun, muncul pertanyaan besar apakah masih ada ruang untuk Messi di skuad Barcelona saat ini, terutama di bawah pelatih Hansi Flick yang menerapkan filosofi berbeda.

Salah satu kendala utama adalah hubungan Messi dengan Presiden Barcelona Joan Laporta. Perpisahan mereka pada 2021 meninggalkan luka yang belum sepenuhnya pulih. Laporta berusaha memperbaiki komunikasi, walau Messi dan keluarganya masih menyimpan kekecewaan.

Mengingat usia Messi yang sudah 38 tahun, performa dan perannya di tim menjadi perhatian. Namun, veteran seperti Robert Lewandowski yang berusia 37 masih menunjukkan kualitas, sehingga usia bukan hambatan mutlak.

Secara taktik, ada dua posisi yang masuk akal untuk Messi jika kembali ke Barcelona. Pertama sebagai false nine, di mana ia bisa bergerak bebas menciptakan peluang bagi pemain muda seperti Lamine Yamal dan Raphinha.

Posisi kedua adalah gelandang serang, tepat di belakang dua gelandang bertahan. Ini adalah peran kreatif di mana Messi bisa menghubungkan lini tengah dan depan tanpa terlalu banyak bertahan.

Messi juga harus mempertimbangkan jadwal ketat yang akan datang, termasuk persiapan Piala Dunia 2026. Musim di MLS bersama Inter Miami berakhir pada Desember 2025, memberinya waktu istirahat singkat sebelum kembali bermain.

Karena itu, bergabung kembali dengan Barcelona dalam kompetisi resmi tampak sulit, terutama jika hanya sebagai pemain pinjaman. Beban fisik dan waktu adaptasi menjadi faktor pembatas.

Namun, bagi para penggemar Barcelona, harapan tidak pernah padam. Kata-kata Messi soal keinginannya kembali terdengar sebagai janji manis yang mungkin terwujud suatu hari.

Pengalaman dan kreativitas Messi tetap menjadi aset berharga yang bisa membantu Barcelona, selama komunikasi dan kesepakatan antara kedua pihak terjalin baik.

Dalam sepak bola, segala hal bisa berubah dengan cepat. Mimpi akan kembalinya Messi ke Catalan masih terbuka meski dengan berbagai tantangan yang harus dihadapi.

Bila waktunya tepat, kembalinya sang legenda bisa menjadi momen emosional sekaligus strategis bagi Barcelona dan penggemar setianya di seluruh dunia.

Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com
Exit mobile version