Kumamoto Masters 2025: Ubed Tersingkir Usai Kesulitan Antisipasi Pola Lawan, Ada Apa?

Moh Zaki Ubaidillah, yang akrab disapa Ubed, harus menerima kekalahan dari wakil Thailand, Panitchapon Teeraratsakul, dalam babak 32 besar Kumamoto Masters 2025. Pertandingan berakhir dengan skor 21-17, 19-21, dan 10-21, yang mengakibatkan Ubed tersingkir dari turnamen ini.

Meski bermain dengan baik, Ubed mengaku kesulitan mengantisipasi perubahan pola permainan lawan. Saat gim kedua, ia sempat unggul, tetapi Panitchapon beralih ke strategi menyerang yang membuat Ubed kewalahan.

Kesulitan Adaptasi Pola Lawan

Ubed mengungkapkan bahwa di gim ketiga, tekanan terus menerus dari lawan membuatnya kehilangan kendali permainan. Ia tidak mampu menyesuaikan diri dengan cepat terhadap perubahan taktik tersebut. Hal ini menjadi kunci mengapa ia gagal mempertahankan keunggulan di awal pertandingan.

Meski tangannya mengalami luka akibat gesekan dengan karpet lapangan, Ubed memastikan kondisi tersebut tidak terlalu mempengaruhi performanya. Luka terbuka ini sempat menjadi gangguan, tetapi tidak menjadi alasan utama kekalahan.

Evaluasi Diri dan Hambatan Fisik

Menurut Ubed, kekalahan ini memberi pelajaran penting mengenai aspek fisik dan mental yang harus diperbaiki. Ia menyadari bahwa ketahanan fisik di lapangan masih kurang optimal. Selain itu, kekuatan mental untuk menghadapi tekanan pertandingan juga perlu ditingkatkan.

Dari pengalaman bertanding di Korea dan Jepang, Ubed menegaskan bahwa peningkatan stamina dan daya tahan menjadi prioritas utamanya. Mental bertanding yang semakin kuat juga dianggap vital untuk bisa bersaing di level tertinggi ke depan.

Faktor Penyebab Kekalahan

  1. Pola permainan lawan yang berubah secara drastis.
  2. Ketidaksiapan adaptasi terhadap strategi menyerang Panitchapon.
  3. Tekanan fisik akibat durasi pertandingan yang panjang.
  4. Luka pada tangan yang meski tidak berpengaruh besar, menjadi tantangan tambahan.
  5. Mental bertanding yang belum optimal dalam menghadapi tekanan.

Ubed berharap pengalaman di Kumamoto Masters 2025 ini menjadi motivasi agar dirinya dapat berlatih lebih keras dan lebih siap saat menghadapi turnamen selanjutnya. Ia menegaskan pentingnya memperkuat dua aspek utama, yaitu fisik dan mental, untuk tampil lebih kompetitif di kancah internasional.

Kumamoto Masters menjadi ajang yang penting untuk menguji kemampuan para pemain, termasuk Ubed. Turnamen ini menunjukkan betapa dinamis dan cepatnya perubahan situasi pertandingan yang harus disikapi dengan strategi dan kesiapan mental yang matang agar bisa melaju jauh.

Ke depannya, Ubed berkomitmen untuk memperbaiki kekurangan yang ada. Ia akan fokus pada peningkatan ketahanan fisik dan mental agar saat menghadapi lawan dengan pola permainan variatif, ia dapat lebih cepat menyesuaikan diri dan menjaga performa stabil hingga akhir pertandingan.

Baca selengkapnya di: www.medcom.id
Exit mobile version