Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan tanggapan atas tudingan berat sebelah yang diarahkan kepada wasit dalam laga melawan Persik Kediri di BRI Super League 2025. Souza menegaskan bahwa tuduhan tersebut berasal dari pihak Persik dan menilai justru tim lawan yang melakukan banyak pelanggaran selama pertandingan.
Menurut dia, pelanggaran yang dilakukan Persik menghambat jalannya pertandingan. Souza juga menyoroti sebuah pelanggaran terhadap pemain Persija, Arlyansyah Abdulmanan, yang menurutnya layak mendapatkan kartu merah dari wasit.
Sorotan Pelanggaran dan Keputusan Wasit
Mauricio Souza menegaskan, "Itu pendapat mereka. Mereka membuat banyak pelanggaran. Mereka menghentikan pertandingan selama itu. Ada juga pelanggaran terhadap Arli (Arlyansyah Abdulmanan). Itu seharusnya kartu merah." Pernyataan ini menunjukkan keberpihakan pelatih Persija terhadap keputusan wasit yang dinilai sudah tepat selama laga berlangsung.
Berbeda dengan klaim Persik, Souza memandang wasit sudah menjalankan tugasnya secara adil tanpa berpihak kepada salah satu tim. Fakta tersebut didukung hasil akhir pertandingan yang memperlihatkan Persija mampu mengatasi tekanan lawan dan menang dengan skor 3-1.
Jalannya Pertandingan Persija vs Persik
Laga bertempat di Stadion Manahan, Surakarta, pada 20 November 2025 dimulai dengan keunggulan Persik lewat gol Ezra Walian di babak pertama. Namun, Persija menunjukkan performa tangguh dengan membalikkan keadaan melalui gol dari Eksel Runtuhakhu, Maxwell, dan Witan Sulaeman.
Kemenangan ini membuat Persija mempertahankan tren positif dengan lima kemenangan beruntun di BRI Super League musim ini. Tim berjuluk Macan Kemayoran kini menduduki peringkat kedua klasemen sementara dengan mengumpulkan 26 poin.
Persiapan Persija untuk Laga Berikutnya
Mauricio Souza dan timnya kini bersiap menyambut laga kandang melawan PSIM Yogyakarta yang dijadwalkan berlangsung pada 28 November 2025. Meski belum merasakan performa kandang di Jakarta International Stadium karena proses perbaikan venue, Souza mengaku rindu mendapat dukungan langsung dari suporter Jak Mania di rumah sendiri.
Sepanjang lima pertandingan yang sudah dijalani, Persija belum sekalipun bermain di kandang meski status tuan rumah melekat pada beberapa laga. Situasi ini memberikan tantangan tersendiri bagi tim untuk mempertahankan konsistensi positif di liga.
Fakta Penting dalam Pertandingan
- Persija Jakarta menang 3-1 atas Persik Kediri di Stadion Manahan.
- Persik membuka gol terlebih dahulu lewat Ezra Walian.
- Gol balasan Persija dicetak oleh Eksel Runtuhakhu, Maxwell, dan Witan Sulaeman.
- Lima kemenangan beruntun membawa Persija berada di posisi kedua klasemen Super League.
- Wasit mendapat tudingan berat sebelah dari kubu Persik, tetapi pelatih Persija menilai keputusan wasit sudah tepat.
- Persija belum bermain di kandang sendiri karena Stadion JIS masih dalam proses perbaikan.
Komentar Mauricio Souza menegaskan pentingnya objektivitas dalam menilai kinerja wasit di laga besar. Pendapat resmi dari pihak pelatih Persija memberikan perspektif berbeda yang memperkuat diskursus seputar kontroversi pertandingan.
Dengan catatan kemenangan dan persiapan matang jelang laga kandang berikutnya, Persija Jakarta tetap fokus menjaga performa terbaik untuk terus bersaing di papan atas BRI Super League 2025. Mauricio Souza sebagai pelatih masih menjadi kunci strategi dan motivasi tim agar mampu meraih hasil maksimal.
Baca selengkapnya di: mediaindonesia.com