PSSI tengah melakukan seleksi ketat untuk mencari pelatih baru Timnas Indonesia. Proses ini memasuki fase krusial dengan lima calon kandidat yang telah masuk dalam radar.
Keempat pelatih ini masih terikat kontrak di klub atau federasi sepak bola lain. Oleh karena itu, PSSI merahasiakan identitas mereka untuk menghormati aturan dan kontrak yang berlaku.
Pelatih Peluang Besar Memimpin Timnas
Sumardji, Ketua Badan Tim Nasional PSSI, mengonfirmasi bahwa para calon pelatih saat ini masih aktif menukangi klub atau timnas asing. Ini menandakan PSSI harus cermat dalam proses negosiasi agar tak menimbulkan masalah hukum atau etik.
Di antara nama yang dikaitkan secara luas, ada beberapa sosok dengan reputasi internasional. Mereka dinilai berpeluang kuat mengangkat level Timnas Indonesia di panggung dunia.
Nama-nama Kandidat Calon Pelatih
Berikut ini empat pelatih yang muncul sebagai kandidat kuat berdasarkan informasi dan kajian PSSI:
-
Heimir Hallgrimsson – Pelatih asal Islandia yang saat ini melatih Timnas Irlandia. Berhasil mengantarkan Irlandia ke putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa.
-
Bojan Hodak – Pelatih asal Kroasia yang membawa Persib Bandung meraih dua gelar Liga 1 beruntun. Pengalaman suksesnya di kompetisi domestik membuatnya layak dipertimbangkan.
-
Timur Kapadze – Pelatih dari Uzbekistan yang sukses membawa negaranya lolos ke Piala Dunia 2026 melalui kualifikasi. Kini menjabat asisten pelatih setelah kedatangan Fabio Cannavaro.
- Kandidat lain yang belum disebutkan namanya, tetap aktif mengasuh klub atau timnas dan menjadi bagian dari daftar lima besar PSSI.
Proses Seleksi dan Wawancara
Seleksi calon pelatih ini akan melalui tahap wawancara mendalam yang rencananya digelar pekan depan. Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers, akan memimpin evaluasi bekerja sama dengan Sumardji.
PSSI menegaskan bahwa keputusan akhir berdasarkan kualitas dan track record coaching. Prosedur ini bertujuan memastikan pelatih terpilih benar-benar memenuhi standar tinggi.
Menghormati Privasi dan Kontrak
Keputusan PSSI untuk merahasiakan nama-nama calon menunjukkan sikap profesional. Hal ini penting agar tidak merugikan pihak klub atau timnas tempat pelatih tersebut bernaung saat ini.
Pendekatan ini juga menjaga reputasi dan hubungan diplomatik antar federasi sepak bola, sehingga proses transfer pelatih berjalan lancar.
Pilihan pelatih kepala Timnas Indonesia sangat menentukan masa depan sepak bola nasional. Dengan staf pelatih yang memiliki pengalaman internasional, diharapkan performa Skuad Garuda meningkat pada ajang regional maupun global.
Masyarakat pencinta sepak bola pun masih menunggu pengumuman resmi siapa figur yang berhak memegang posisi strategis tersebut. Segala persiapan telah dilakukan PSSI agar proses ini berjalan transparan dan terukur dengan prinsip profesionalisme.
Baca selengkapnya di: www.suara.com




